Selamat Jalan ‘Menko’ KKSS Frederik Batong

0
1344
Frederik Batong (dua kanan) memimpin sidang pelno KKSS, didampingi Bendahara Umum KKSS Sri Asri Wulandari (kanan) dan Ketua Departemen Organisasi Tony Hamzah dan Wakl Sekjen Salahuddin Yahya, saat Sidang Pleno KKSS, di Jakarta, 15/2/2020.

PINISI.co.id- Senin sore, 30 Maret 2020, saya menyempatkan diri istirahat (tidur sore), mengumpulkan kembali nyawa saya setelah hampir siang-malam mengebut pengeditan beberapa naskah Prof. Dr. M. Ryaas Rasyid.

Setelah terjaga, saya sambar HP saya, panas dan banyak sekali pesan WhatsApp dan beberapa kali terdengar nada miscall. Hampir semua pesan masuk, menanyakan apa betul Pak Frederik Batong wafat. Saya kemudian baca beberapa GWS, terutama Pengurus KKSS dan Silaturahmi KKSS, ternyata betul, Frederik Batong meninggal dunia.

Seusai shalat Ashar, saya mencari informasi detail. Salah sumber menyebutkan, Frederik Batong betul wafat karena sakit asam lambung akut di salah satu Rumah Sakit di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta dan sorenya langsung dimakamkan di Pekuburan Pondok Rangoon, Jakarta. Sesuai System Operation Prosedur (SOP) kondisi korban virus Covid-19. Tapi Almarhum wafat bukan karena terpapar virus korona.

- Advertisement -

Saya mengenal baik almarhum, lahir di Rantepao, Toraja, Sulawesi Selatan, 12 Februari 1958, 62 tahun lampau. Orangnya baik, dermawan, suka membantu sesamanya, aktif dan cerdas berorganisasi. Bang Frederik aktif di KKSS sudah puluhan tahun sebagai salah satu Wakil Ketua Umum BPP KKSS. Periode ini, 2019-2024. Ibaratnya dalam Kabinet Muchlis Patahna, dia duduk sebagai Menko, membawahi Departemen Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi, dan Departemen Kesehatan.

Terkenang, pada Sabtu, 15 Februari 2020, kami berkumpul, tertawa, dan berdiskusi bersama almarhum di aula Serbaguna Perpustakaan Nasional, Jalan Merdeka Barat Jakarta dan terakhir, saya bersama Muchlis Patahna, Ketua Umum BPP KKSS; Mashur Bin Mohammad Alias, Wakil Bendahara Umum BPP KKSS; Rudiman Saleh, Wakil Ketua Umum BPP KKSS, santap malam dan bercerita hingga larut malam di Restoran Taste Paradise Grand Hyatt Jakarta. Ternyata dua pertemuan itu adalah yang terakhir kebersamaan kami dengan Bang Frederik.

Selamat jalan Bang Frederik. Senyunmu, suaramu, dan gayamu yang lucu-lucu dan guyonanmu ketika memimpin sidang-sidang dan rapat-rapat di BPP KKSS akan selalu kami kenang. Engkau adalah orang baik di mata kami.

[M. Saleh Mude, Wakil Sekjen BPP KKSS]

  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here