Satu Warga KKSS Korban Gempa Maluku, Muspida Imbau Warga Waspada

0
92

PINISI.co.id, Jakarta — Gempa kekuatan magnitudo 6,8 yang mengguncang Maluku pada Kamis 26 September 2019 lalu menelan korban jiwa 23 orang. Salah satu korban jiwa adalah Hj. Wajehiyah asal Bone.

Menurut Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Maluku Dr. Muspida, sejumlah bangunan milik warga KKSS di Kabupaten Maluku Tengah rusak berat akibat terdampak bencana.

“Untuk meringankan beban pengungsi, KKSS Maluku dan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Maluku tengah menggalang dana bantuan untuk warga di pengungsian,” katanya kepada PINISI.co.id.

Tercatat sekitar 15 ribu warga masih mengungsi guna mengantisipasi gempa susulan. Kebanyakan dari mereka karena bangunan rumahnya roboh akibat gempa.

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Ambon, Andi Azhar Rusdin mengatakan, frekuensi gempa semakin menurun. Karena itu, warga jangan cepat panik dan jangan percaya pada sumber yang tak bertanggung jawab,” katanya kepada Kompas (29/9/19).

Sementara kepada warga KKSS, Muspida mengimbau agar tetap waspada karena sampai saat ini masih ada getaran-getaran kecil. “Sebaiknya kembali ke rumah dari pengungsian dan kembali beraktivitas seperti biasanya. Warga juga untuk saling memberi informasi terkait gempa dan selalu menjaga kebersamaan serta saling membantu,” pungkasnya. (Muhamad Alif )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here