Muchlis Patahna: IWSS Harus Melakukan Kerja Sosial dan Rajin Membantu Warga yang Membutuhkan

0
720
- Advertisement -

PINISI.co.id- Bertempat di Grand Sahid Jaya Hotel (4/12-21) Ketua Umum BPP KKSS Muchlis Patahna mengukuhkan pengurus PP IWSS periode 2021-2026.

Acara yang berlangsung meriah di hotel bintang ini diramaikan wanita Sulawesi Selatan dengan pakaian khas seragam merah jambunya.

Pada acara tersebut dikukuhkan sekitar 100-an lebih pengurus. Seperti diketahui hasil Mubes IWSS lalu terpilih sebagai Ketua Umum Hj. Andi Nurhiyari Jamaro. Pada kepengurusan sekarang ini Sekretaris Jenderal IWSS adalah Hj. Andi Sri Awan Asri, sedangkan Bendahara Umum Hj. Mastuti Beta.

Pada acara pelantikan ini IWSS mengangkat tema dengan tajuk ” Memberdayakan Wanita Sulawesi Selatan dalam Era Digital dengan Mengedepankan Kearifan Budaya Leluhur” .

Ketua Umum BPP KKSS H.Muchlis Patahna mengapresiasi tema ini.”Tema ini tetap relevan dengan nilai-nilai Sulawesi Selatan manca dan malempu, cerdas dan jujur, yang memang harus ditegaskan di era digital ini,” ujarnya.

- Advertisement -

Muchlis Patahna menambahkan, program yang tepat dilakukan IWSS saat ini terutama melakukan kerja-kerja sosial membantu warga yang membutuhkan di seluruh Indonesia. ” Kita harapkan IWSS menjadi organisasi yang rajin turun ke bawah, dan tidak menjadi organisasi yang elitis,” harapnya.

IWSS sebagai organisasi wanita Sulawesi Selatan memang strategis perannya. Kekuatannya, ia tersebar di banyak provinsi dan bahkan punya perwakilan di mancanegara. Saat ini kepengurusan IWSS selain pengurus pusat di Jakarta, terdapat di 23 provinsi, 110 kota dan kabupaten, dan 4 perwakilan di luar negeri.

Karena itu, menurut Ketum BPP KKSS, IWSS perlu membangun harmoni dan sinkronisasi dengan lembaga-lembaga baik internal maupun eksternal di lingkungan KKSS.

Hal yang harus diingat juga sebagai motivasi dan inspiratif bagi IWSS adalah menghayati peran sejarah gemilang masa lalu tokoh-tokoh Sulawesi Selatan. “Spirit dan semangat historis dari abad ke abad, terutama abad 18 dan 19 ada Sultan Aceh, Riau dan Johor keturunan Bugis-Makassar. Bahkan, saat ini Sultan Deli XIV adalah keturunan Sulsel, cucu langsung Bapak Basri Palaguna. Mantan Gubernur Sulawesi Selatan. Dari perspektif sejarah ini harus menginspurasi generasi muda untuk meningkatkan SDM IWSS,” pungkas Muchlis Patahna. (Arfendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here