Ketua IDI Daeng Faqih: Hentikan Polemik Vaksinasi, 500 Tenaga Medis Gugur dan Kasus Covid Pecah Rekor

0
164


PINISI.co.id- Terkait polemik vaksinasi yang masih mengemuka di masyarakat, Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Daeng Mohammad Faqih menegaskan untuk segera mengakhirinya karena dinilai tidak produkrif di tengah upaya pemerintah menurunkan laju penularan Covid- 19 yang masih tinggi.

Seperti diketahui,  Presiden Joko Widodo menjadi yang pertama disuntik vaksin Covid-19 Sinovac pada Rabu (13/1/2021) pada pukul 10.00 WIB di Istana Presiden, Jakarta.

Daeng bersama sejumlah pejabat, tokoh, artis, dan juga ikut diberikan suntikan vaksin CoronaVac dari Sinovac Biotech.

Daeng menjelaskan bahwa vaksin Sinovac sudah diuji klinis oleh PT Bio Farma dan peneliti dari Universitas Padjajaran. Dalam hasil penelitian yang dilaporkan ke BPOM, tidak ditemukan adanya reaksi tersebut.

“Senin kemarin kesimpulan sudah didapat, dinyatakan aman, efektif, suci dan halal, ” ujar Daeng seperti dikutip Kompas, (14/1/21).

Menurut Daeng, khusus dokter dan tenaga medis, kalau kekebalan terbentuk, dan terhindar dari infeksi Covid-19, kita akan mengurangi gugurnya dokter dan tenaga medis yang sudah lebih 500 orang.

Lebih dari itu, kasus korona di Indonesia masih terus bertambah. Bahkan  merajalela dan semakin banyak penambahan per harinya.

Pada Kamis (14/1/20), kasus bertambah 11.557 orang. Sehingga total mencapai 869.600 orang.

Kasus harian pun pecah rekor lagi. Padahal baru kemarin rekor tercipta dengan penambahan 11.278 orang.

Kasus terbanyak didapati di Jakarta. Dengan penambahan 3.165 orang dalam 24 jam. Lalu, Jawa Barat dan Jawa Tengah mengikuti di belakang Jakarta. Dengan penambahan kasus 2.201 untuk Jabar, dan 1.497 untuk Jateng.

Hal ini tentunya harus diantisipasi bersama. Sebab, beban rumah sakit juga semakin berat dan bisa berimplikasi ke kematian yang terus melonjak. (Man)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here