Dampak Covid-19 Mulai Terasa, KKSS dan IKAMI Depok Berbagi Sembako dan Masker

0
334
Ketua BPD KKSS Depok Ridwan didampingi pengurus KKSS, memberikan paket sembako berupa beras 5 kilogram kepada sopir angkot di Jalan Sawangan Depok, Senin, 6 April 2020.

PINISI.co.id- Dampak pandemi Covid-19 mulai memukul ekonomi warga lapisan bawah. Khusus pada pekerja sektor informal maupun pekerja penggal waktu seperti sopir angkot, ojek online hingga satpam ikut merasakan kesulitan pendapatan akibat karantina wilayah di Depok.  

Menyikapi hal itu, Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kota Depok bersama Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa dan Pelajar (IKAMI) Sulsel Depok menggalang memberikan bantuan sembako (beras) kepada sejumlah warga Depok yang terdampak penyebaran wabah Covid-19 yang kian meluas.

Bertempat di beberapa titik dan sisian jalan Sawangan Raya, sejumlah pengurus di bawah Ketua BPD KKSS Depok Ridwan MT,  dan Musdar, Sekretaris serta Ketua IKAMI Sulsel Depok Ariadi AG, — memberikan paket sembako berupa paket beras lima kilogram dan 10 lusin masker kepada warga masyarakat yang sedang melintas. Mereka juga menyambangi beberapa penyapu jalan dan tenaga pengamanan, pada Senin pagi (6/4/2020).

“Kami sekaligus mengampanyekan pemakaian masker yang mulai berlaku hari ini terutama yang beraktivitas di luar rumah,” kata Ariadi.

Hal itu juga yang disarankan dr. Diana Papayungan, warga KKSS yang berdinas di RSUD Depok,  yang mewajibkan setiap orang menggunakan masker sebagaimana rekomendasi WHO apabila berada di luar rumah.

Menurut Ridwan, pembagian sembako sebanyak 250 kilogram ini merupakan tahapan pertama. “Kami akan melanjutkan tahapan kedua sambil menunggu donasi warga, mengingat puncak wabah diperkirakan terjadi pada Mei bulan depan,” kata Ridwan.

Tak banyak pengurus disertakan dalam bakti sosial ini sebab keharusan memenuhi pembatasan jarak fisik sesuai protokol pemerintah.

Koordinator KKSS dan IKAMI Peduli Depok, Muly Massadiah Anwar yang juga turun ke lapangan, mengatakan, sebagian sembako ini akan dibagikan kepada warga KKSS.

Hingga 4 April, angka kasus penyebaran virus korona di Kota Depok terus bertambah. Hingga total terkonfirmasi positif korona mencapai 62 orang.  Kasus terkonfirmasi positif 62 orang, 10 orang sembuh dan 8 orang meninggal kata Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad dalam keterangannya kepada wartawan, (4/4/2020).

Sementara itu, total pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 460 orang. Dari angka tersebut, 68 orang dinyatakan selesai pengawasan dan 392 orang masih dalam pengawasan.

Selanjutnya, orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 1.975 orang. Dari angka tersebut, 1.739 masih dalam pemantauan dan 236 selesai pemantauan.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok juga mencatat ada 20 orang berstatus PDP yang meninggal dunia. Status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif.

Ketua KKSS Peduli, Hasnah Cuppa, yang menjadi koordinator seluruh kegiatan sosial di seluruh Indonesia mengajak seluruh warga mematuhi protokol kesehatan. “Mari kita bantu negara, bantu bangsa, bantu keluarga. Jadilah pahlawan dengan tinggal di rumah. Itu adalah wujud bela negara,” katanya berpesan. [Lip]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here