Covid Kian Ganas, Andi Jamaro Dulung Sarankan Presiden Darurat Militer

0
225

PINISI.co.id- Penanganan Covid- 19 dengan varian Delta makin mengganas dengan jumlah kasus positif harian dua pekan ini sekitar 50.000 jiwa, dan korban sudah merenggut 80 ribu jiwa lebih. PPKM Darurat yang bersalin rupa menjadi  PPKM level 1 hngga 4, tidak mampu menekan laju virus yang tengah memasuki gelombang kedua. Bahkan laju kematian harian yang mendekati angka 1.500 merupakan tertinggi di dunia.

Karena itu beralasan kiranya jika politisi dan pemuka KKSS Dr. Andi Jamaro Dulung (AJD) mengusulkan langsung kepada Presiden Joko Widodo untuk mengatasi pandemi Covid secara darurat militer.

“Kami mengusulkan kepada Bapak Presiden Joko Widodo menerapkan darurat militer secepatnya untuk menangani pandemi Covid-19,” kata AJD dalam rilis yang diterima PINISI.co.id, Minggu (25/7/2021).

Dalam pandangan AJD, di kalangan aktifis Nahdlatul Ulama (NU), penanganan Covid-19 tidak bisa lagi dengan cara-cara biasa. Karena itulah, Presiden perlu menyatakan negara dalam kondisi Darurat Militer.

Calon Presiden NU 2024 dalam sebuah poling yang digelar Tim Sembilan ini, menekankan penanganan Covid berada di bawah Komando Panglima TNI. “Adapun Polri menjadi bagian dari darurat militer,” kata A JD seraya menjelaskan bahwa seluruh sekolah, kampus perguruan tinggi, pondok pesantren, seminari, dijadikan fasilitas kesehatan.

Sementara ASN, TNI, Polri, dan karyawan BUMM dan BUMD, lanjut AJD,  dibekali pelatihan untuk menjadi tenaga pendukung kesehatan dan sosial, tanpa gaji tambahan.

“Personil ormas dilatih dengan jumlah tertentu wajib menjadi sukarelawan, sementara negara menyiapkan logistik yang cukup untuk kebutuhan rakyat yang diisolasi, selama tiga bulan,” sahut mantan Ketua PBNU ini.

Tak lupa AJD  mengajak para pengusaha menyumbangkan 25% dari nilai uangnya yang ada di bank, rumah ibadah dibuka dengan protokol ketat dan dijadikan sebagai pusat komando lapangan. (Aco)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here