Webinar Seri Ramadan: Berhari Raya Tanpa Diare dan Demam Berdarah Dengue (DBD)

0
1115
- Advertisement -

PINISI.co.id – Seiring dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri, pentingnya menjaga kesehatan, khususnya terhadap penyakit seperti Diare dan Demam Berdarah Dengue (DBD), tetap menjadi perhatian serius.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan per tanggal 1 Maret 2024, hampir 16.000 kasus DBD telah dilaporkan di 213 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, dengan 124 kematian. Kasus DBD tertinggi terjadi di Tangerang, Bandung Barat, Kota Kendari, Subang, dan Lebak. Situasi ini diperkirakan akan berlanjut hingga bulan April, seiring dengan musim hujan setelah El Nino.

Meskipun DBD dapat disembuhkan, namun tetap memerlukan kewaspadaan terhadap komplikasi yang mungkin terjadi, seperti Sindrom Syok Dengue (DSS), yang dapat berujung pada kematian. Pencegahan tetap menjadi langkah terbaik, termasuk memastikan lingkungan bebas dari sarang nyamuk melalui Program PSN 3M PLUS.

Dalam sesi webinar HIFDI, Dokter Fatnan Setyo SpPD juga menyoroti karakteristik dan tantangan terkini terkait Demam Berdarah Dengue (DBD). Beliau menekankan bahwa virus DBD telah mengalami mutasi yang signifikan, dengan varian-varian yang semakin unik. Menariknya, terdapat varian khusus yang dapat menyebabkan DBD Shock bahkan ketika jumlah trombosit masih dalam batas normal. Dokter Fatnan juga menjelaskan bahwa seseorang yang pernah terinfeksi DBD kemungkinan akan mengalami gejala yang lebih berat jika terinfeksi kembali. Pentingnya deteksi dini pun ditekankan, terutama saat demam tinggi persisten setelah hari ketiga, untuk segera melakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut. Ia juga mencatat bahwa meskipun demam merupakan gejala umum, beberapa pasien juga dapat mengalami diare atau batuk akibat perembesan plasma. Pada anak-anak, gejala demam dan diare menjadi yang paling dominan. Di akhir sesi, Dokter Fatnan menekankan pentingnya menjaga kesehatan terutama menjelang perayaan Hari Raya, seraya mengingatkan untuk tetap mempersiapkan diri secara optimal baik fisik maupun mental.

Webinar ini berlangsung pada hari Jumat, 4 April 2024, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Acara ini dihadiri oleh sejumlah peserta yang antusias untuk belajar dan berpartisipasi. Dihadiri oleh narasumber terkemuka dr. Fatnan Setyo Hariwibowo, Sp. PD (RS PKU Muhammadiyah Temanggung), serta moderator dr. Nashih Abdillah (Bakornas LKMI PB HMI), acara ini memberikan wawasan dan tips yang bermanfaat.

- Advertisement -

Topik-topik yang dibahas meliputi metode pencegahan penyakit, pentingnya menjaga lingkungan yang sehat, dan peran inisiatif masyarakat dalam meningkatkan literasi kesehatan.

Kerjasama dengan mitra terkemuka seperti Klinik Budhi Pratama Restu Ibu, Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi, Literasi Sehat Indonesia, Bakornas LKMI-PB HMI, EMT Indonesia Peduli-Respons, dan Pinisi.Co.Id menegaskan upaya bersama dalam mengatasi tantangan kesehatan menyambut hari raya.

Peserta menunjukkan antusiasme terhadap sesi informatif dalam webinar ini dan terinspirasi untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk melindungi masyarakat dari risiko kesehatan selama musim perayaan lebaran.

Bagi mereka yang melewatkan acara secara langsung, rekaman telah disediakan dan dapat disimak melalui https://www.youtube.com/@HimpunanFasyankesDokterIndones

Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi https://www.instagram.com/pp.hifdi/?hl=en.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here