Walimah Pernikahan Mempetemukan Sahabat Setengah Abad Silam

0
600
- Advertisement -

Kolom Fiam Mustamin

SYARAT utama dari sebuah pernikahan adalah ijab kabul dari calon mempelai laki kepada orang tua atau wali nikah calon mempelai perempuan di hadapan penghulu dan dua saksi nikah dari pihak perempuan dan laki.

Lalu apa perlunya diadakan walimah/ resepsi pernikahan?

Walimah merupakan tradisi untuk persaksian kepada khalayak handai taulan khususnya.

Termasuk sebagai ajang silaturahmi untuk menghindari terjadinya fitnah terhadap mempelai itu.

- Advertisement -

Perlehatan walimah pernikahan putri saya yang kedua Siti Nurlaila dengan Indra Setiawan Basmi, Jumat 5 Nopember 2021 merupakan silaturahmi dengan para sahabat lama dalam kurun waktu setengah abad.

Saya urut dari dari komunitas seniman budayawan Dewan Kesenian Makassar dengan tokohnya ; Rahman Arge alm,
Ramiz Parenrengi alm, Aspar Paturusi dan Zainal Bintang tahun 1970 di kota Makassar.

Lalu hijrah ke Jakarta di rahun 1980-an dengan komunitas Parfi/Perfilman ( Roy Marthen, Ilham
Bintang, Sultan Saladin dan El Manik), di Taman Ismail Marzuki dan Pergerakan Pemuda Indonesia Timur dari 11 propinsi termasuk Timor Timur dengan perwakilan tokoh tokoh aktivisnya antara lain Sjamsul Bachri dari Sulsel, Sjaiful Anwar dari Kaltim, Benny Tamara dari Sulut, Abdi Lasahido dari Sulteng, Reyna Usman dari Gorontalo, Manuel Kaseipo dari Papua, Sunny dari NTT, Abdul Hafid dari NTB, Ridwan Duhlun alm dari Maluku.

Paralel dengan itu, aktif sebagai pengurus di komunitas paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dengan tokoh-tokohnya Ketua Umum : Andi Oddek alm, Beddu Amang alm, Muhammad Taha alm, Hasanuddin Massaile, Abdul Rivai, Sattar Taba, Ahmad Pawennei Sekjen 3 priiode dan Ulla Nuchrawaty Sekjen era Ketum Muhammad Taha.

Selanjutnya dari tahun 2002 aktif sebagai Sekretaris Eksekutif di komunitas lembaga pengkajian pembangunan dan pemerintahan Institut Lembang Sembilan hingga saat ini dengan tokoh-tokohnya ; Alwi Hamu, Tanri Abeng, Sofyan A Djalil, Syahrul Ujud, Pieter Wattimena, Basri Cako, Iskandar, Inan Riau Hasibuan dan Muh Rapsel Ali yang saat ini menjabat sebagai Ketua Pelaksana Harian.

Makna Perhelatan

INI jalannya untuk mengingat kembali kepada para sahabat yang pernah bersama berada dalam suatu perkumpulan pergerakan yang memberikan pengalaman batin kemasyarakatan dalam kehidupan.

Pengalaman itu sangat berarti untuk dituliskan dan diaplikasikan bagi kemanfaatan kemaslahatan.

Di perhelatan walimah itu menjadi renungan, adakah kita telah berbuat sesuatu untuk kebajikan dan kemanfaatan bagi umat sebagai bekal dalam kehidupan kekal abadi di akhirat kemudian.

Beranda Inspirasi Ciliwung 6 November 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here