Tomas Parangtambung Bersatu Dukung Gubernur dan Pj. Walikota Makassar Melawan Covid-19

0
69
Antusiasmen warga Parangtambung, Makassar untuk melawan pandemi Covid-19.

PINISI.co.id- Rapat koordinasi yang dihadiri Ketua LPM Parangtambung, Koordinator BKM, Ketua RW, RT, Karang Taruna, tokoh agama, Babinkam dibuka oleh Lurah Parangtambung Isvan Qadar Djahrir, Rabu (10/6/20) sore di Halaman Kantor Lurah Jalan Daeng Tata 3 Parangtambung. Hadir seluruh Ketua RT, RW, BKM dan tokoh-tokoh masyarakat Parangtambung. Pertemuan ini bertujuan untuk menyatukan visi terhadap Covid19.

Lurah Parangtambung dalam sambutannya menegaskan bahwa kita harus hadir di tengah-tengah masyarakat dalam memberikan edukasi terkait Covid19. Baru saja saya turun di tengah-tengah warga ternyata disangka petugas rapid test. Karena itu, Isvan mengajak para ketua RT, RW, LPM, BKM, Karang Taruna dan pemuka agama bersatu padu memberikan edukasi pada warga agar tidak percaya berita hoax tentang pelaksanaan rapid tes.

“Ada isu yang berkembang menilak rapid tes dengan alasan kalau benar warga positif langsung dibawa paksa ke rumah sakit adalah tidak benar,” tegas Isvan.

Ketua LPM Parangtambung Bachtiar Adnan Kusuma (BAK) menekankan kalau saat ini masyarakat kita sangat membutukan edukasi terkait Covid-19 secara terus menerus. Pada sisi lain, berita-berita hoax ini juga semakin berseliweran  terakhir terkait rapid test yang banyak membuat masyarakat ragu dan ramai-ramai memasang spanduk menolak  rapid test masal.

Karena itu, BAK berharap Parangtambung menjadi pionir atau percontohan perlawanan terhadap Covid-19. “Hari ini kita bersatu, berkomitmen dan menyatakan sikap bahwa seluruh tokoh-tokoh masyarakat bersama warga Parangtambung bersatu melawan Covid-19 sekaligus bersatu mendukung Gubernur Sulsel dan Pj.Walikota Makassar memutus mata rantai penyebaran covid di kota Makassar,” ujar BAK.  

“Kami berharap semua tokoh-tokoh masyarakat merapatkan barisan, bersatu mendukung pemerintah melaksanakan protokol kesehatan dengan menggelar rapid tes di berbagai titik di Kota Makassar,” kata Ketua LPM Terbaik 1 Kota Makassar Tahun 2017 ini.

Terkait social distancing perlu di sosialisasikan agar Parangtambung bebas Covid-19. Persoalan edukasi dari pemerintah yang sangat kurang perlu melibatkan RT, RW, LPM dan Tokoh Agama, Pemuda dan tokoh perenpuan dalam penanganan Covid19. Tim gugus perlu ada dilevel kelurahan.

Belakangan ini di Makassar sebagian masyarakat tidak percaya terhadap pemerintah terkait tes cepat. Kadang dijadikan positif dan lalu dijemput bagaimana kalau kepala keluarga yang di karantina. Sementara mereka tulang punggung dalam mencari nafkah.

“Maka tugas kita menghadirkan kepercayaan masyarakat kembali tumbuh. Jadikan Kelurahan Parangtambung menjadi percontohan di kota Makassar dan Sulawesi Selatan dalam perlawanan melawan Covid-19,” ujar Ketua RW 6 Ibrahim.

Karena itu, mulai pekan depan Lurah tak akan melayani warga yang mengurus persuratan di kantor lurah tanpa memakai masker.

Sementara Ketua BKM Parangtambung menyatakan bahwa kita sebagai tokoh masyarakat harus berada di depan dalam memberikan  edukasi pada masyarakat. “Kita harus berada di depan untuk memberikan pemahaman terkait Covid19. Beri contoh terlebih dahulu pada masyarakat kita, ” kunci Daeng Jarre.

Di ujung rapat koordinasi dilanjutkan pawai sosialisasi langsung turun ke warga masyarakat Parangtambung yang diikuti para ketua RT, RW, BKM, LPM, Karang Taruna. [Fan]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here