Terkenang H. Abidin Beddu, Sahabat yang Baik

0
725
- Advertisement -

PINISI.co.id- Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, telah wafat sahabat kami di Rumah Sakit King Fahd Madinah pukul 8.45 waktu Madinah, 30 Agustus dan dikuburkan di pekuburan Baqi’, kuburan keluarga Rasulullah Saw. pada malam, 31 September. Sebelum dimakamkan Almarhum disalatkan di kawasan Raodah Masjid Nabawi. Selamat jalan wahai sahabat yang baik.

Tempat wafat dan kuburan Alm. Abidin Beddu adalah impian dan harapan banyak orang Islam, di samping Masjid Nabawi di kota Madinah. Beliau wafat karena sakit setelah menyelesaikan seluruh prosesi syarat dan rukun setiap Jemaah umrah, kata istrinya, Jeane Cicilia Katt, yang lebih akrab disapa Bu Jen.

“Kami berangkat umrah bersama Travel Haji-Umrah Barata milik Bapak Dr. H. Andi Jamaro Dulung dari Cengkareng langsung ke Jeddah, terus ke Mekkah, 24 Agustus bersama rombongan sebanyak 36 orang Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kota Bekasi dan Pengurus Daerah Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kota Bekasi, 7 di antara rombongan itu adalah keluarga saya,” ujar istrinya, Jen.

“Setelah 4 hari di Mekkah, Bapak sakit demam, saya masukkan di Rumah Sakit, dinfus, dan setelah dinyatakan sehat, kami menuju kota Madinah, di sana Bapak kembali merasa demam, keringat dingin, dan saya bawa ke rumah sakit lagi dengan kursi roda. Sebelum ke rumah sakit, Bapak berwudhu dan shalat,” kenang Jen.

Belum cukup sehari di RS King Fahd Madinah, Abidin mau dipindah ke rumah sakit yang lebih besar, sudah dipakaikan alat bantu ventilator, dan sempat dipompa jantungnya 5 kali, tapi beberapa jam kemudian, istrinya dapat dikabari bahwa suami tercinta wafat.

- Advertisement -

“Kami sekeluarga merasa lemas, lunglai, dan pasrah bahwa ini adalah kehendak Allah Swt yang tidak bisa ditolak. Malamnya Bapak dikuburkan kuburan Baqi’ samping Masjid Nabawi kota Madinah. Bapak wafat menjelang berumur 62 tahun, 20 November bulan depan, memiliki 10 putra-putri. Ia lahir 20 November 1961 di Makassar,” pungkas Jen.

Bagi saya, Alm. Abidin Beddu adalah sahabat yang baik. Kami pernah bersama mengurus Keluarga Bugis Sidenreng Rappang (Kebugis). Beliau adalah salah satu perintis dan pendiri (deklarator) Kebugis di tahun 2015. Tahun itu juga, kami mengadakan Tudang Sipulung Pertama di Pangkajene, Sidrap, Pak Abidin Beddu ketua Panitia.

Selamat jalan sahabat yang baik. Kami turut mendoakanmu mendapat ampunan, tempat yang lapang, bercahaya, harum, dan ditempatkan bersama hambah-hambah yang mulia. Amien YRA.

(M. Saleh Mude)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here