Sattar Taba, dari Kupang, Tonasa dan Jakarta Bersama Semangat Kekeluargaannya

0
214

Kolom Fiam Mustamin

SAYA mencatat kesan berinteraksi dengan HM. Sattar Taba, Ketua Umum  KKSS periode 2024 sd 2019 sebagai berikut.

Pertama, mengenal beliau saat pelantikan Pengurus Wilayah KKSS Nusa Tenggara Timur di Kupang. Saat itu, saya selaku Sekretatis pelaksana mendampingi Sekjen KKSS Ahmad Pawennei dan Farida Tanri Abeng salah satu ketua di kepengurusan BPP KKSS.

- Advertisement -

Sattar Taba, Direktur Utama Semen Kupang dan dilantik menjadi Ketua Wilayah KKSS  NTT. Saya juga berkesempatan mengunjungi kantor beliau dan pasar di Kupang yang banyak warga KKSS berjualan dan menarik perhatian daging asap.

Saya membayangkan daging asap itu seperti daging rusa enaknya dimasak gulai dan membawa beberapa potong ke Jakarta.

Di Semen Tonasa Pangkep

SEPANJANG ingatan, beliau atas nama perusahaan Semen Tonasa yang dipimpinnya berperan aktif dalam setiap penyelenggaraan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) dari awal 1991.

Termasuk urunan dengan kegiatan  kegiatan yang dihelat pengurus pusat KKSS seperti penggalangan dana untuk penanggulangan sosial dan bencana alam.

Di kediamannya di Makassar, beliau menjamu panitia PSBM ke XV di Takalar tahun 2015 dan memperkenalkan koleganya dari  Kawasan Berikat Nusantara (BKN) yang diundang khusus untuk meninjau rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Takalar.

Mubes Ke-11 KKSS Solo Nopember 2019

SANTER disebut-debut bahwa beliau masih diunggulkan sebagai kandidat calon Ketua Umum di Mubes KKSS tersebut. Sattar mempersiapkan secara efektif  profesional sebagainana kelaziman sebuah Musyawarah Besar organisasi.

Tidak nampak ada isyarat keinginan untuk ikut kompetisi di Mubes itu, sekalipun peluang itu terbuka dari support sejumlah warga yang mendukungnya.

Beliau menampakkan kearifannya berbagi kesempatan kepada yang lain, disebut dalam budaya Mappasituju.

Menjelang Mubes, saya jatuh sakit dan dirawat 10 hari di rumah sakit Pasar Rebo.Tak terduga beliau datang membesuk khusus menghaturkan doa untuk kesembuhan saya dan momen ini sungguh mengharukan begitu perhatiannya beliau ini.

Alhamdulillah saya dapat ikut ke Solo dengan bus khusus yang disiapkan oĺeh beliau. Saya datang bersama isteri dengan tanggung jawab sebagai anggota panitia pengarah Mubes.

Begitulah kesan keramahan kekeluargaan dengan beliau yang tak pernah lepas tasbih di tangannya.

Legolego Ciluwung 15 Maret 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here