Reunian PPSP DAJ: Membawa Kenangan Hingga ke Surga

0
1090
- Advertisement -

PINISI.co.id– Setelah hampir dua tahun pandemi Covid-19 mendera, alumni SMA PPSP (Proyek Perintis Sekolah Pembangunan) IKIP Ujung Pandang, DKI Jaya (DAJ) menghelat reuni dan family gathering di Saung Dolken, Resort Bogor, Jawa Barat, 13-14 November 2021.

Agaknya waktu begitu lekas berlalu dan tak cukup untuk mengobati rasa kangen para alumni sekitar 50 orang dari angkatan 75 hingga 88. Menurut Penasehat DAJ Marmin Majid, reunian mempererat silaturahim dan menjaga persahabatan. “Karena itu acaranya sebaiknya jangan dibuat formal,” ujar Marmin yang hepi membawa anak-cucunya.

Hal sama dikatakan pembina DAJ Nurdin Arsyad bahwa inti reunian adalah menjalin nilai-nilai silaturahim dan kekeluargaan. “Menjaga kekompakan dan kebersamaan itu yang utama,” kata Nurdin yang disertai istrinya.

Sedianya Ketua DAJ Dr. Ir. Ichsan Gaffar menawarkan pemilihan Ketua DAJ mengingat periode kepengurusannya telah berakhir pada 2019. Namun, ajakannya tampak kurang mendapat respon dari para reunian yang lebih asyik bercengkerama.

Dalam pandangan Andi Irama Husain, yang mendapuk Ichsan sebagai Ketua DAJ “seumur hidup”, oleh sebagian alumni sepakat, karena toh DAJ bukan organisasi massa yang berorientasi pada kekuasaan, jabatan atau vested interest lainnya. Disebut-sebut calon penerus Ichsan antara lain Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir (1979), Brigjen Pol. Amran Ampulembang (81) dan sejumlah lainnya.

- Advertisement -

DAJ, sebagaimana kata Ilham Hatta selalu membuat kita kembali awet muda sehingga semua hubungan baik ini berlangsung terus hingga titik akhir yang kita tidak tahu. Itulah sebab Andi Dina meninggalkan tugas MC dan momong cucu di Surabaya sekadar untuk memeluk teman-temannya. Demikian pula Husnu l dan Anna terbang dari Makassar guna melihat dari dekat sahabat-sahabatnya.

Family Gathering yang dikemas apik, membikin reunian berlangsung segar, menghibur, penuh kehangatan di sela senam aerobik dan sajian kuliner berikut penganan tradisional yang menggoyang lidah. Tak kalah seru, saling ejek penuh jenaka antara Montoqers yang dimotori Novarisanty Tasrif dan Montorez yang digawangi Ardas. Semakin komplet saat dinyanyikan syair ulang tahun kepada Bachran Mile yang berusia 60 dan dikompensir oleh karya foto-foto Bachran yang menarik.

Nilai-nilai kekeluargaan inilah yang hendak diawetkan DAJ, seperti kata Awaluddin. Apalagi, buat para reunian yang telah berusia lebih separuh baya, tidak mungkin lagi berharap pada masa depan, lantaran masa depan adalah kenangan itu sendiri sementara capaian hidup dan prestasi sudah terlampaui. Yang tersisa hanya kenangan di SMA yang meski cuma 3 tahun, tapi kenangan itu selalu rapi tersimpan dan dirajut selamanya. Kalau perlu kenangan itu dibawa hingga ke surga. (Alif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here