Pernikahan Akmal Firdaus Ibrahin dan Dita Marliza Damiri Berlangsung di Taman Alam Terbuka 

0
276

Kolom Fian Mustamin

APA yang disaksikan? 

Hal pertama menyaksikan sebuah peristiwa adat pernikahan di ruang terbuka antara Akmal dan Dita yang tidak diadakan di ruang tertutup (gedung, rumah atau masjid), melainkan digelar di alam terbuka, gedung Soho, kawasan Pancoran Jakarta Selatan, 11 November 2023.

Peristiwa ini adalah perpaduan adat tradisi antara calon pengantin pria dari tanah Bugis dan calon pengantin wanita dari tanah Betawi.

Sebagaimana lazimnya calon pengantin pria datang bersama kedua orangtua diantar oleh saudara kerabat terdekat yang membawa hantaran seserahan ke calon pengantin wanita. 

Penyampaian hantaran tersebut dengan tujuan untuk diserahkan ke calon pengantin wanita dengan posisi diapit oleh kedua orangtua dan para kerabat terdekat lalu sesepuh keluarga tampil menyampaikan maksud dan tujuan kehadiran di hadapan keluarga calon pengantin wanita.

Penyampaian sambutan ini dibawa oleh saudara Amir Jennang yang kemudian diterima dengan sambutan penerimaan oleh sesepuh calon pengantin keluarga wanita.

Setelah itu penyerahan seserahan dari orangtua calon pengantin pria kepada orangtua calon pengantin wanita. 

Kemudian calon pengantin pria diapit oleh kedua orangtua calon pengantin wanita mengantar calon pengantin pria ke tempat acara pernikahan. 

Sebelum itu telah hadir tamu undangan Prof. Nasruddin Umar (imam besar masjid Istiqlal) yang menyampaikan tausiah pernikahan. Hadir pula mendampingi Prof. Hamdan, Prof. Satria dan Prof. Anis Matta. 

Sesaat di ruang lain calon pengantin wanita memohon ijin kepada orangtua untuk dinikahkan. 

Kemudian prosesi akad nikah yang dilakukan oleh penghulu Kecamatan Tebet disaksikan oleh 2 saksi, dengan walinikah orangtua kandung calon pengantin wanita. 

Usai prosesi akad nikah, pengantin wanita dihadirkan ke ruang pernikahan untuk duduk bersanding disamping pengantin pria, kemudian khotbah nikah dan prosesi administrasi dilakukan.

View Alam Terbuka Jakarta

PADA sore hari, saya datang lebih awal ke area tempat prosesi akad nikah.

Sesaat saya memandang ke semua sudut area di lantai 9 gedung itu sebagai latar belakang suasana perkotaan di sekitar gedung tersebut,  lalu kemudian duduk di ruang tempat akan berlangsung akad pernikahan. 

Di tempat itu sudah hadir calon pengantin pria Akmal Firdaus Ibrahim untuk melakukan gladi resik.

Lalu saya berperan sebagai wali nikah calon pengantin wanita, dibacakan berkali-kali bacaan ijab kabul oleh calon pengantin pria. 

Usai prosesi akad nikah tersebut, dilakukan ramah tamah bersama undangan sampai menjelang Magrib. 

Resepsi perkawinan sekitar pukul 7 malam, pengantin pria dan wanita disertai kedua keluarga  mempelai memasuki ruangan resepsi pernikahan dengan iringan musik saxafone sampai ke pelaminan. 

Setelah itu pengantin di pelaminan di adakan sambutan dan doa disusul dengan foto bersama kedua keluarga inti mempelai. 

Seterusnya ucapan doa restu dan foto bersama kepada tamu undangan:  Kerabat Keraton dari Jawa, Andi Mattalatta, Jimly Asyiddiq, Tanri Abeng, Hamka Yandu, keluarga besar KKSS, keluarga besar KAHMI, keluarga besar Unhas, keluarga besar Partai Golkar, keluarga besar Partai Gerindra, keluarga besar ICMI, komunitas Trend Dimensi dan kerabat terdekat lainnya. 

Perlehatan ini lebih terasa sebagai reuni silaturahmi. 

Selamat menempuh hidup baru untuk kedua mempelai.

Ikan sunu ikan baronang, juku eja namanya. 

Hidupnya diperairan Celebes bumi Sawerigading. 

Dimasak gulai asam kunyit, pallu juku namanya. 

Dihidangkan bersama Bugis-Betawi pengikat rasa tali kasih sepanjang masa.

Legolego Ciliwung 17 November 2023.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here