Pengukuhan KKSS, JK Pesan Agar KKSS Bina dan Majukan Warganya

0
377
Suasana pelantikan pengurus BPP KKSS 2019-2024 di Sasono Utomo, Jakarta 18/12/12.

PINISI.co.id- Ketua Dewan Kehormatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) M. Jusuf Kalla mengimbau agar warga KKSS di mana pun berada menjaga harmoni dan kesatuan NKRI sehingga persatuan kebangsaan semakin kuat.”Menjaga marwah KKSS itu membina kerukunan, termasuk kerukunan eksternal. Warga KKSS di daerah jangan menganggap diri sebagai tamu akan tetapi sebagai orang setempat yang berhubungan dengan Sulawesi Selatan.,” kata Kalla.

“Di daerah orang, kita juga membina sekaligus memajukannya. Jadi yang terpenting adalah menjaga kerukunan, karena orang yang paling diuntungkan adanya NKRI karena kita ada di mana-mana,” jelas Kalla.

Dengan begitu, Kalla mengajak KKSS untuk selalu memberikan yang terbaik, menjaga kerukunan, menjaga keilmuan, menjaga semangat, dan tetap besatu dalam harmoni.      

Wakil Presiden dua periode itu mengutarakan hal itu dalam Pelantikan Badan Pengurus Pusat (BPP-KKSS) 2019-2024 di gedung Sasono Utomo TMII, Rabu 18 Desember 2019, berbarengan dengan peluncuran Yayasan Gemiliar KKSS, untuk Kemanusiaan dan Pendidikan.

Akan halnya peluncuran Yayasan Gemiliar ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan Jusuf Kalla disaksikan oleh Muchlis Patahna dan para ketua Badan Pengurus Wilayah KKSS,  ketua Pilar, Badan Otonom dan pemuka KKSS lainnya.   

Ketua Umum BPP Muchlis Patahna mengambil sumpah ratusan pengurus ‘Kabinet’nya yang posturnya agak tambun dengan 14 wakil ketua umum berikut penambahan sejumlah departemen. Sekjen Abdul Karim, membaca nama-nama pengurus yang naik di panggung.

Terkait struktur kepengurusan yang tambun, Muchlis beralasan, karena hal ini seturut kebutuhan zaman. Berbagai konflik suku, mendorong pengurus baru membuat departemen lintas etnis dan adat. “Demikian juga bidang kecendekiawanan dan luar negeri, mengingat warga KKSS ada di seluruh dunia,” kata Muchlis yang berjanji akan melantik KKSS Afrika Selatan.   

Adapun jumlah dana Gemiliar yang terhimpun sudah mencapai Rp. 4 miliar lebih dari 102 tokoh. “Akan banyak lagi tokoh yang akan membesarkan Gemiliar,” imbuh Muchlis.

“Kita ingin KKSS lebih berdaya dan maju di bawah Pak Muchlis,” kata Sri Asri Wulandari, Bendahara KKSS.

Turut hadir tokoh KKSS antara lain Aksa Mahmud, Hatta Ali, Agung Laksono, Tanri Bali Lamo yang juga Dirut TMII, Ibrahim, Asmawi Syam, Jafar Hafsah, Ulla Nuchrawaty, Syamsul Bahri, Agus Arifin Nu’mang, Aspar Paturusi, mantan Rektor Unhas, Idrus Paturusi, dua mantan Ketua KKSS Hasanuddin Massaile dan A. Rivai, dan sekitar 2.000-an warga KKSS se Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan daerah luar Jawa.   

Gemiliar diagagas untuk menghimpun dana dari 100 tokoh KKSS sebesar 33,3 miliar sesuai dengan jumlah Badan Pengurus Wilayah sebanyak 33 di setiap provinsi.

 “Dana warga ini akan diaudit oleh auditor independen ke mana saja penggunaan dana publik ini,” kata Muchlis menambahkan.

Ketua Panitia Pelaksana Jumrana Salikki menuturkan, semua perhelatan ini diberi nuansa daerah Sulawesi Selatan, mulai busana hingga kulinernya.  

Sebelum ditutup dengan berbagai hiburan dan musik dan menyantap kuliner khas dari berbagai daerah yang disumbangkan oleh sejumlah Pilar KKSS. Berbagai kuliner langka ludes disantap undangan hingga tuntas.

[Lip]   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here