Paraikatte 81 Bersih Bersih Pantai Bira

0
96
Alumni PPSP 81 di Pantai BIra Bulukumba.

PINISI.co,id, Jakarta — Komunitas alumni SMA PPSP Pembangunan Makassar Angkatan 81 melakukan kerja bakti dengan membersihkan kawasan pantai Bira, Bulukumba, Sulawesi Selatan, dari berbagai macam sampah, Sabtu 28 September 2019.

“Salah satu persolan kita adalah sampah lingkungan. Karena itu kami merasa terpanggil untuk membersihkan pantai Bira dari serakan sampah,” ujar Ketua Paraikatte 81 Dr. Natsir Mallawi kepada PINISI.co.id.

Berwisata sambil melakukan aksi sosial merupakan tanggung jawab moril komunitas ini  yang rerata telah berusia lebih separuh abad. Tak kurang 40 orang anggota Paraikatte melepas kangen seraya bersuka cita bersama sepanjang dua hari di pantai Bira. “Ke depan, Paraikatte akan melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang lebih dirasakan manfaatnya buat masyakarat,” tambah Nartsir.

Paraikkate sendiri dibentuk pada tahun 2009,  era di mana media sosial yang begitu mudah menghubungkan anggotanya satu sama lain. Semula para angggotanya sepakat membentuk badan usaha, namun belakangan tidak berkembang optimal.

Kini, selain melakukan arisan bulanan sebulan sekali, Paraikatte juga secara rutin mengadakan reuni paling tidak sekali setahun usai Lebaran Idul Fitri. Adapun lepasannya sendiri tersebar di berbagai kota dan daerah di seluruh Indonesia.

Tidak seumumnya ikatan alumni, lembaga pendidikan SMA PPSP yang telah banyak menelorkan berbagai tokoh ini,  sudah dilikuidasi sejak lama  dan sekarang berwujud menjadi SMA 11. “Jadi alumni kita makin lama makin berkurang, dan suatu saat akan habis semua, karena sekolahnya hanya seumuran jagung,” kata Koordinaor Humas Paraikatte Bachran Mile.

Lantaran itu, menurut Bachran, sedapat mungkin silaturahim antaranggota Paraikatte sering diadakan, sebagaimana pengalaman alumni Paraikatte di Jakarta yang jumlahnya tidak lebih dari 10 orang.

Menurut  Hasyim Gani, salah satu motor Paraikatte, komunitas ini tidak sekadar hura-hura akan tetapi juga berorientasi sosial. ”Bila ada anggota kita yang sedang ditimpa musibah, maka Paraikatte selalu urun rembuk untuk saling membantu,” kata Hasyim yang akab disapa AA.

(Daeng Lippo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here