Bulat, PA’MAI Dukung Harmil Mattorang-Ilham Najamuddin Jadi Bupati Maros

0
1193
Kiri ke kanan: Ilham Najamuddin calon wakil bupati nomor 3, Hasmil Mattorang (baju batik) calon bupati Maros No 3 dan Ketua Umum PA'MAI H.Sulkarnaen (kanan).
PINISI.co.id- DPP PA’MAI (Perkumpulan Anak Maros Indonesia) yang merupakan organisasi komunitas masyarakat Maros di perantauan  menjadi tumpuan dan perebutan tiga pasangan calon (paslon) pilkada Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, untuk memperoleh dukungan.
Atas permintaan ini DPP PA’MAI telah mengadakan rapat pleno khusus untuk membahas dan menetapkan kriteria yang ketat sehingga sampai pada keputusan menetapkan calon yang didukung.

Menurut Ketua Umum PA’MAI H.Sulkarnaen, S.Pel.MM, ada empat kriteria yang ditetapkan untuk mendapatkan dukungan PA’MAI. Pertama,   integritas tidak diragukan.  Calon harus bersih dan tidak terindikasi dugaan korupsi. Kedua, akseptabilitas dan diterima semua agama dan kelompok. Ketiga, punya kemampuan di birokrasi yang tidak diragukan kehandalannya. Keempat, memiliki trackrecord dalam memimpin Kabupaten Maros.
Tiga paslon yang telah ditetapkan KPU Maros secara resmi minta dukungan PA’MAI adalah, pasangan nomor urut 1 Tajermin-Havid S. Pasha yang didukung Golkar, PKB dan Demokrat. Kedua, pasangan Chaidir Syam-Suhartini Bohari  didukung PAN, PBB, PPP dan Hanura (jargon “HATI KITA KEREN).  Ketiga, Harmil Mattorang-Ilham Najamuddin didukung PKS dan Nasdem (jargon” MAROS UNGGUL).

Menurut Ketua Umum PA’MAI H.Sulkarnaen, setelah nelakukan kajian mendalam  dan melalui rapat pleno, PA’MAI memutuskan untuk mendukung pasangan calon nomor urut  3 yaitu Harmil Mattorang-Ilham Najamuddin.
Pertimbangannya, pertama, paslon nomor urut  3 yaitu Harmil Mattorang-Ilham Najamuddin nerupakan paslon asli Maros. Kedua, calon tersebut dinilai bersih dan tidak terindikasi korupsi. Ketiga, keduanya dalam birokrasi dinilai handal. Harmil Mattorang pernah jadi kepala desa, camat, dan dua kali jadi wakil bupati. Sedangkan wakilnya Ilham Najamuddin sudah pernah jadi kepala dinas.
“Itulah dasar pertimbangan PA’MAI mendukung calon nomor 3 dengan jargon “MAROS UNGGUL”. Kemampuan dan teack recordnya tidak diragukan,” ungkap   Haji Sul, sapaan akrab H.Sulkarnaen.
Ditambahkan okeh H.Sulkarnaen, sebagai  konsekuensi dukungan  oleh PA’MAI maka PA’MAI akan memberikan dukungan secara full. “Kami akan mengeluarkan sebuah maklumat kepada seluruh keluarga PA’MAI baik di tingkat DPW, DPC  dan seluruh Indonesia untuk mendukung paslon nomor urut 3,” tegas mantan Bendahara Umum BPP KKSS ini.

H.Sulkarnaen berharap, bila paslon yang didukung PA’MAI menang tentu menjadi kewajiban melaksanakan amanah rakyat Maros. “Yakni, memajukan Maros dan mensejahterakan orang Maros di Butta Salewangan,” harapnya.

Menjawab pertanyaan, apakah PA’MAI secara organisasi dibenarkan mendukung salah satu paslon. Menurut H.Sulkarnaen, dalam AD dan ART tidak ada larangan, dan dibolehkan mendukung salah satu paslon. “Tidak ada larangan mendukung salah satu calon,” jelasnya.
PA’MAI merupakan organisasi komunitas Maros di perantauan seluruh Indonesia. Pimpinan pusatnya berada di Jakarta. Pengurus wilayahnya tersebar di  Papua, Kalimantan, Sumatera, Maluku, DKI, Banten, Jawa Barat, dan lainnya.

Saat ini warga PA’MAI di perantauan berjumlah kurang lebih 200 ribu orang. Yang menetap di Maros juga cukup besar. “Peran PA’MAI sangat menentukan untuk meminta keluarga besar di rantau nendukung paslon yang direkomendadikan DPP PA’MAI,” jelas H.Sulkarnaen.
Menurut Sulkarnaen, PA’MAI merupakan hati yang bersih bagi masyarakat Kabupaten Maros. “Karena itu PA’MAI meminta masyarakat memilih paslon yang bersih, karena korupsi merupakan musuh kita bersama bagi warga yang berada di Butta Salewangan,” pungkasnya. (Arfendi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here