Pak Syarif Bando & Kafe Literasi

0
381

PINISI.co.id- Saya kembali berkunjung ke Gedung baru model pencakar langit, Perpustakaan Nasional RI di Jalan Merdeka Selatan Nomor 11, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 31 Januari 2020.

Saya Shalat Jumat di Lantai 6, duduk berdampingan senior saya, Bapak M. Syarif Bando, (Pak Syarif) Kepala Perpustakaan Nasional. Kami mendengarkan kuliah Jumat saksama yang bawakan oleh Ustadz Ahmad Hadiasin, pengajar Universitas Asy-Syafiyah Jatiwaringan, Jakarta Timur. Ustadz Ahmad menjelaskan tema-tema cobaan dan musibah dalam perspektif ajaran Islam. Pembahasannya bagus dan mencerahkan.

Seusai shalat Jumat, saya diajak Pak Syarif makan siang di ruang makannya, lantai 5. Ini yang ketiga kalinya saya diajak gabung makan siang. Pak Syarif itu memiliki tradisi makan siang bersama tamu-tamu atau kolega-koleganya di kantornya.  

- Advertisement -

Seusai makan siang, saya diberikan waktu sekitar 10 menit, bincang tentang hasil Musyawarah Besar KKSS di Solo, 15-17 November 2019 dan rencana Rapat Kerja BPP KKSS, Sabtu, 15 Februari 2020 di Aula Serbaguna Perpustakaan Nasional. Di ujung pertemuan, Pak Syarif meminjamkan Panitia Rapat Pleno KKSS untuk memakai gedungnya. “Silakan pakai, koordinasi dengan pengelola untuk hal-hal teknisnya,” kata Pak Syarif.  

Ketika saya menuju lift (eskalator) mau ke lantai dasar, saya antri bareng Pak Syarif. Di lantai dasar, sebelum berpisah, Pak Syarif berkata, “saya ada agenda Rapat di luar kantor dik.” “Iye Pak. Saya mau ke Kafe, memperjelas katering dan coffee break untuk acara Pleno KKSS,” balas saya.

Di dalam (L) Kafe, saya temui dan menyapa manajernya, Enda Suhenda. Setelah kami berkenalan. Saya meminta penjelasan beberapa hal tentang: nama, sejarah, jenis menu yang tersedia dan harganya. Kang Enda pun menjelaskannya:

“Simbol huruf (L) itu berarti Literasi, tagline pecinta perpustakaan (kemampuan membaca dan keterampilan membaca). Kafe ini dibuka Oktober 2017, tersedia berbagai jenis menu makanan dan minuman, berat dan ringan, ada beragam rasa kopi” kalosi, kerinci, dan bajawa. Ada es kirim dan pisang ijo, diset khas Sulawesi Selatan. Kami buka tiap hari kerja, Senin-Jumat, pukul 08.00 hingga 21.00 Wib dan Sabtu-Ahad, 08.00 hingga 16.00 Wib dan ada live music tiap hari.’

Jika Anda ke Perpustakaan Nasional, sempatkan diri-lah mampir ngopi atau makan pisang ijo di (L) Kafe sambil menikmati live music atau membaca buku. [M. Saleh Mude]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here