Musdalifah Pangka: Kita Berbagi Kebahagiaan Bersama 600 Anak Yatim Piatu

0
728
- Advertisement -

PINISI.co.id- Tak kurang 600 Anak Yatim Piatu di Jakarta Selatan disantuni oleh Warga Cinta Kalibata City dan badan pengelola Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (1/4/2023).

Menurut pemuka warga dan Pembina Cinta Kalibata City Hj. Musdalifah Pangka pihaknya sudah melakukan 10 kali setiap tahunnya setelah tiga tahun mengalami pandemi Covid-19.

“Hari ini adalah puncak acaranya selama kegiatan di bulan ramadan. Sebelumnya kami lakukan lomba adzan dan hafiz Al-Qur’an. Kali ini kami juga melakukan santunan sebanyak 600 anak yatim,” ucap Musdalifah Pangka yang juga Ketua KKSS Jawa Tengah.

Pemberian bingkisan Ramadhan ini, menurut Musdalifah, bukan santunan akan tetapi merupakan tanda kasih, berbagi untuk sesama yang dilaksanakan warga Kalibata City rutin setiap tahun.

‘Jadi bingkisan Ramadhan yang diberikan sebagai tanda kasih serta terimakasih dari Warga Cinta Kalibata City kepada seluruh karyawan inhouse dan outsourcing yang telah berperan membantu selama kami berada di Kalibata City”, imbuh Musdalifah, Sabtu (1/4/2023).

- Advertisement -

Hal ini menurut Musdalifah, dalam rangka berbagi kebahagiaan kepada sesama para penghuni apartemen yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat.

Seperti diketahui, anak yatim piatu yang tersebar dari 5 panti di Jakarta Selatan, sudah selama 10 tahun terakhir disalurkan bingkisan yang didukung oleh badan pengelola apartemen.

“Dari pengelola merespon baik kegiatan rutin ke tahun 10 kalau tidak ada warga yang menggerakan jujur tidak bisa bergerak dan dibantu oleh ibu Musdalifah untuk orang-orang yang ada di sekitar,” ungkap General Manager Apartemen Kalibata City Martiza Melati.

Akan halnya 3.000 paket bingkisan sembako ramadan ke area lingkungan pekerja di Kawasan Apartemen yakni karyawan, pegawai inhouse, outsorching dan para pelaku UMKM yang berjualan di kios apartemen.

Acara ini juga dipungkasi dengan tausiyah oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Prof. Nasaruddin Umar dan pelawak senior sekaligus Politisi Abah Qomar. (Lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here