Bachtiar Adnan Kusuma Orasi di HUT PPM 42 Tahun di Bissoloro Gowa

0
313
- Advertisement -

PINISI.co.id- Tokoh Literasi Bachtiar Adnan Kusuma hadir di peringatan HUT Pemuda Panca Marga Indonesia yang digelar PPM di Bissoloro Kabupten Gowa di Minggu, (22/12023). Peringatan HUT PPM yang diprakarsai dan digagas PPM Gowa ditandai dengan upacara yang dipimpin Ketua Markas Daerah Legium Veteran Republik Indonesia Gowa Hamzah Rivai, dihadiri puluhan pengurus PPM Gowa dari berbagai kecamatan dan PPM Kota Makassar.

Dengan pemotongan nasi tumpeng yang dipimpin Ketua PPM Gowa Abd. Rasyid Coa ditutup dengan Orasi Pendidikan, Literasi dan Kebudayaan yang disampaikan Bachtiar, tokoh Literasi Nasional yang juga anggota Kehormatan PPM Gowa, Sebelumnya digelar Kemah Anak Pejuang sejak Sabtu dan Minggu dipusatkan di hutan pinus Bissoloro, desa Bissoloro.

Bachtiar menegaskan pentingnya menjaga semangat persatuan dan kesatuan sesama anak pejuang, cucu pejuang dan turunan pejuang kemerdekaan di manapun berada. Dia berharap sebagai sesama anak pejuang, cucu pejuang kemerdekaan,perlu menjaga soliditas dan rasa kebersamaan. Hanya dengan semangat kebersamaan dan soliditas yang kuat, maka PPM bisa menjadi garda terdepan dalam berbagai event lokal maupun nasional.

“Sebagai sesama anak pejuang, veteran dan turunan pejuang, saatnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalu pendidikan yang baik. Sebab, lanjut Bachtiar, hanya dengan pendidikan yang baik dan berkualitas yang dimiliki anggota PPM di manapun berada, maka mereka bisa direkeng dan diperhitungkan. Caranya dengan memperkuat budaya membaca, karena hanya dengan budaya membaca yang tinggi, bisa mencegah warga PPM menerima informasi hoaks dan tidak faktual.”

Bachtiar meminta warga PPM agar tidak mudah menerima informasi tentang adanya dana hibah puluhan miliar yang akan dibagi-bagi kepada keluarga pejuang, turunan veteran. Selain itu, juga merebak berbagai informasi tentang Negara akan memberikan santunan kepada ribuan anak cucu, pejuang veteran. “Kita harus selektif dan tidak mudah percaya dengan adanya informasi yang berkembang di berbagai masyarakat yang tidak bertanggungjawab,” ucap Bachtiar. (Syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here