Baca Doa Selamat Dengan Mangga Bacan dan Sokko Bampa

0
789
- Advertisement -

Kolom Fiam Mustamin

TRADISI dalam kehidupan masyarakat Bugis tak terpisahkan dengan rasa syukur atas rezki dalam kehidupannya.

Ungkapan rasa syukur ini tidak hanya dinyatakan dalam doa-doa dalam shalatnya tapi juga dalam bentuk ritual berdoa (baca-baca) selamatan sekeluarga.

Tradisi baca doa selamat itu adalah ungkapan kesyukuran atas rezki yang diperoleh dalam kehidupannya.

Dilakukan saat usai panen tumbuhan/ikan dari danau atau sungai, kelahiran anak/akikah, pernikahan, menempati rumah baru, kenaikan kelas/ tamat
baca quran, sembuh dari sakit.

- Advertisement -

Satu bentuk baca doa yang sangat menggugah rasa haru sampai kini, meskipun sudah separuh abad meninggalkan kampung sompe ke Jakarta.

Sepupu di kampung selalu mengabarkan musim buah mangga di kebun sebagai tanda akan diproduksi asem mangga/ paccuka pao untuk masak ikan/nasu bale/pallu mara.

Dan mangga bacan yang harum menyengat baunya dibiarkan matang di pohon.

Menjadi pilihan utama, lalu dipetik diperam sehari untuk dihidangkan, bersama ketam/sokko bampa yang sebelumnya diadakan baca doa selamat bersama anggota keluarga.

Begitu sederhananya yang membuat selalu merindukan suasana/ sumangena kesederhanaan tanda bersyukur itu, tak ada pemotongan hewan ternak kerbau, sapi dan kambing.

Masa kecil di kampung bila musim buah mangga sudah matang, kami anak-anak menyediakan sulo/anyaman daun kelapa kering dijadikan penerang menunggu jatuhnya mangga dari goyangan kelelawar yang berpindah pohon.

Kami mulai bergegas dari Kampong Baru, sore hari memotong jalan di persawahan ke Kabaro, lokasi yang banyak pohon mangga yang sudah tua.

Lokasi itu berada di pekuburan pinggir sungai.

Kami hiraukan rasa takut dari cerita menyeramkan kuburan dan buaya yang sering menampakkan diri di sungai.

Sampai pagi kami baru pulang ke rumah dengan sekeranjang buah mangga yang beraneka ragam.

Kenangan indah tak terlupakan,
memori kekayaan batin yang kami alami di masa masa sulit itu, tidak banyak orang mengalaminya, wasyukurillah.

Beranda Inspirasi Ciliwung 10 Agustus 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here