Tiga Tokoh Literasi, Gagas Forum Sinergi Kolaboratif Literasi Indonesia

0
261

PINISI.co.id– Tiga tokoh penggerak literasi Indonesia, sepakat membentuk Forum Sinergi Kolaboratif Literasi Indonesia. Ketiga tokoh literasi Indonesia masing-masing Bachtiar Adnan Kusuma, tokoh literasi penerima penghargaan tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional, Sekretaris Jenderal Perkumpulan Penulis Profesional Indonesia Pusat dan Founder Perpustakaan Lorong Makassar, Yanuardi Syukur, Founder Rumah Produktif Indonesia ( RPI ) Jakarta dan Adrinal Tanjung, Founder Satu Birokrat Satu Buku (Sabisabu) Jakarta.

Menurut Bachtiar, Forum Sinergi Kolaboratif Literasi Indonesia, selain memperkuat barisan pengabdian di jalan literasi Indonesia, juga sepakat menggagas panggung literasi nasional yang akan berkeliling di Indonesia terutama melakukan kampanye membaca dan menulis buku.

Menurut Jubir Humas Tim Pendamping Literasi Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, disadari bahwa tanpa kerjasama yang sehat, produktif dan bersatu dalam gagasan literasi Indonesia, sulit menuntaskan pengabdian literasi tanpa kerjasama sesama pelaku, pegiat dan pekerja literasi di Indonesia.

- Advertisement -

“ Kami sadar bahwa kami bertiga punya penggemar dan pengikut di berbagai Kabupaten Kota di Indonesia, kalau mereka disatukan dalam dimensi sinergi kolaboratif untuk literasi Indonesia, maka tak sulit dibayangkan seperti apa kemajuan literasi kita,“ papar Bachtiar didampingi Yanuardi Syukur dan Irham Bijaksana, Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia Kabuapaten Maros.

Untuk membangun kesamaan langkah dan persepsi, disepakati membentuk agent di setiap Kabupaten Kota di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan telah terbentuk agent Kolaboratif Sinergi Literasi Indonesia Jaya di 24 Kabupaten/ Kota di Sulsel.

“Dalam waktu dekat, kami sepakat menggelar Roadshow Sinergi Kolaboratif Literasi Indonesia yang dimulai dari Sulawesi Selatan, Kendari, Palu, Maluku Utara, Gorontalo dan Denpasar, Jakarta, Padang,” kata Bachtiar.

Karena itu, Bachtiar mengajak tokoh-tokoh literasi dari berbagai kota yang ada di Indonesia, terutama para penerima penghargaan tertinggi Perpustakaan Nasional untuk ikut serta membantu Perpustakaan Nasional terutama pada bidang literasi berbasis masyarakat.

“ Kami sepakat bersatu dan menyadari betul kekuatan dan kelemahan yang kami miliki, saatnya bersatu untuk maju bersama dan saling bersinergi dan berkolaboratif, ” tambah Yanuardi Syukur, penulis, pembicara dan kandidat doktor antropologi UI ini. (Van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here