- Advertisement -

Kolom Fiam Mustamin

JUDUL ini adalah renungan panjang atas keresahan dalam mengurai makna dari tujuan Proklamasi Kemerdekaan 1945.

Makna itu adalah terciptanya Kedaulatan Kekuasaan sebagai Bangsa yang merdeka.

Dengan kedaulatan itu tercipta kemandirian memberdayakam aset sumberdaya alam untuk kemakmuran/ kesejahtraan rakyat.

Terciptanya pencerdasan kehidupan bangsa serta menjaga kepribadian dengan nilai etika moral dalam kebudayaan sebagai jatidiri sebuah bangsa.

- Advertisement -

Empat unsur yang disebutkan itu menjadi penegasan dalam Pembukaan Undang Undang Dasar Tahun 1945 tentang apa makna kemerdekan itu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tujuh puluh delapan tahun usia Kemerdekan tahun 1945 saat ini
mendorong anak bangsa ini untuk bertanya dan merenungkan apakah empat unsur yang disebutkan itu, telah dicapai ?

SAAT ini terasakan dan terlihat dalam pengelolaan pemerintahan yang tidak terkendali sebagaimana amanah dari konstitusi itu. Semakin tergerusnya nilai nilai etika moral dalam kehidupan di masyarakat yang lebih mengedepankan dan mendewakan tujuan fisik material untuk mendapatkan profit material.

Kemerdekaan dengan Kedaulatan

PERJUANGAN merebut kemerdekaan tidak sebatas pembebasan dari penjajahan negara asing tetapi bagaimana makna dalam mengisi Kemerdekaan itu dengan kedaulatan politik kekuasaan menjadi bangsa dan Negara yang memiliki kemandirian.

Kedaulatan kekuasaan atas bumi tanah air dan aset sumberdaya alamnya yang diperuntukkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.

Kesejahteraan dan kemakmuran terkhusus diperuntukkan di daerah yang sumberdaya alam itu berada.

Kedaulatan untuk pencerdasan bangsa dengan akses pendidikan yang setara di seluruh daerah yang diharapkan dalam jangka waktu tertentu menjadi sumberdaya manusia unggul untuk mengelola pemerintahan dan sumberdaya alam daerah.

Tegasnya bahwa jangan hanya mengeruk sumberdaya alam daerah dan membiarkan/melestarikan kebodohan dan kemiskinan serta ketergantungannya dengan pemerintah pusat.

Bila Negara berkehendak, masalah itu bisa diselesaikan dalan jangka waktu singkat dia kali Pemilu/ Repelita, rencana pembangunan lima tahun di era Orde Baru.

Berharap renungan ini menjadi refrensi Pemerintahan menyongsong Indonesia Emas.

Legolego Ciliwung 7 April 2024

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here