Semua Berharap KEBUGIS Memberi Manfaat dan Karya Terbaik

0
363
- Advertisement -

PINISI.co.id- “Setelah melihat profil Bapak Mashur Bin Mohammad Alias, Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Bugis Sidenreng Rappang (PB Kebugis), saya optimis bahwa akan banyak perubahan dan karya monumental di Kebugis. Saya berharap Kebugis menjadi pionir Pilar-Pilar KKSS,” kata Muchlis Patahna, Ketua Umum BPP KKSS ketika memberikan Sambutan pada Pelantikan Pengurus Besar Kebugis di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Sabtu (5/2/2022).

Sebelumnya, Muchlis melantik secara seremonial Pengurus Besar Kebugis Masa Bakti 2021-2026, setelah mendengar Pembacaan Surat Keputusan BPP KKSS, dibacakan oleh Sri Asri Wulandari, Bendahara Umum BPP KKSS, mengganti peran Sekretaris Jenderal BPP KKSS Abdul Karim yang sedang kurang sehat.

“Kita harus berterima kasih kepada para Pendiri dan Deklarator KKSS, 45 tahun lampau. Mereka sudah memiliki visi untuk pembentukan Pilar-Pilar sebagai penopang KKSS dari Pengurus Daerah Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan, termasuk Sulawesi Barat. Salah satu Pendiri dan Deklarator KKSS adalah putra Mandar, Alm. Prof. Baharuddin Lopa. Bagi kita di KKSS, persoalan perbedaan suku dan etnis sudah selesai. Bugis, Makassar, Toraja, Mandar, Luwu adalah satu asal dan bersaudara di perantauan dimana pun kita berada,” lanjut Muchlis Patahna.

Dua hal-lain yang disampaikan oleh Muchlis adalah Gerakan Pembangunan SDM Sulawesi Selatan melalui Wakil Ketua Umum di bidang Pendidikan dan Pengembangan SDM, Dr. Abdul Kahar, dan Gerakan Pembangunan Sekretariat Permanen.

“Saya telah mengunjungi dua per tiga wilayah Indonesia untuk menemui dan melantik Pengurus Wilayah KKSS. Sebagian mereka sudah dan segera memiliki Sekretariat KKSS seperti Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Papua, Bangka Belitung. Nah, KEBUGIS  juga menurut pengakuan Ketua Umum baru, segera membangun Sekretariat Permanen. Itu adalah warisan, legasi, dan kita bersama untuk organisasi kita,” harap Muchlis Patahna.

Seperti terlihat di SK BPP KKSS Nomor: SKEP-049/BPP-KKSS/XII/2021 untuk Pengurus Besar Kebugis Masa Bakti 2021-2026, Ketua Dewan Penasihat, Bapak H. Mohammad Alwi Shihab; Ketua Dewan Pembina, Bapak Irjen Pol (Purn) Dr. M. Said Saile; Ketua Umum, Bapak Mashur Bin Mohammad Alias; Sekretaris Jenderal, Kol. Amiruddin Laupe; dan Bendahara Umum, H. Muhammad Ja’far M. Selain ini ada ratusan pengurus lainnya seperti tertulis dalam SK tersebut.

- Advertisement -

KEBUGIS untuk NKRI

Sementara itu,  Sudirman Bungis, Sekretaris Daerah Pemerintah Daerah Sidrap mewakili Bupati Sidrap, hadir bersama beberapa Kepala Dinas Pemda Sidrap, mengatakan,  beberapa kali mendengar kalimat, “KEBUGIS akan memberikan karya terbaik untuk Sidrap.”

“Bagi saya, kalimat itu kurang tepat alias salah. Karena saya melihat potensi di Pengurus dan Warga KEBUGIS yang kini tersebar di seantero Nusantara. Saya justru berharap KEBUGIS dapat memberikan manfaat atau karya terbaiknya, membangun dan menjaga NKRI, terlalu kecil jika hanya untuk Sidrap. KEBUGIS adalah etalase perantau yang memiliki spirit untuk maju dan banyak telah berhasil,’ kata Sudirman.

Menurutnya, Pemda Sidrap selalu terbuka untuk bekerja sama dan bermitra KEBUGIS tentu setelah ada program yang disepakati, kita komunikasikan, diskusikan sesuai aturan Pemerintah Daerah dan Undang-Undang yang berlaku agar tidak ada masalah di kemudian hari, kita saling menjaga,” tambahnya.

Sudirman mencatat tidak kurang 15 kali ucapan menuju titik terakhir, Surga oleh Ketua Umum Kebugis Bapak Mashur Bin Mohammad Alias. Beliau telah menginspirasi kita untuk berbuat yang terbaik sesuai posisi dan peran kita masing-masing.

Kuliner BUGIS

Adapun Taufan Bakri, Kepala Dinas Kesbangpol Pemerintah Provinsi menyaksikan dengan saksama profil Ketua Umum Pengurus Besar Kebugis. Beliau memiliki genetik sebagai petarung yang sukses.

“Saya tahu orang Bugis ini adalah penghasil beras, bisa menghidupi warga DKI, dan memiliki makanan khas yang enak-enak. Karena itu, saya mengundang Bapak Mashur Bin Mohammad Alias  untuk mengadakan Festival Makanan Khas Bugis. Kita bisa berkolaborasi. Saya dapat melaporkan kepada Gubernur jika Kebugis bersedia,” kata Taufan Bakri, disambut tepuk tangan meriah.

Taufik telah melihat banyak penrantau orang Bugis yang sukses, di Jakarta, di Thailand, Malaysia. Perantau Bugis adalah diaspora sesungguhnya yang unggul dan banyak telah berhasil di seantero dunia. “Karena itu, saya mengajak perantau Bugis untuk bersama membangun dan menjaga DKI Jakarta,” pungkas Kadis Kesbangpol DKI Jakarta.

(M. Saleh Mude)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here