Sekolah Islam Athirah, Hadirkan BAK Jadi Mentor Utama Gema Athirah

0
444
- Advertisement -

PINISI.co.id– Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, S.T.M.Pd. akan menghadirkan Tokoh Literasi Sulsel yang juga Ketua Umum Gerakan Sayang Buku Sulsel, Bachtiar Adnan Kusuma (BAK) di Program Sekolah Islam Athirah bertajuk” Gerakan Menulis Athirah(Gema) Tahun 2021 yang akan berlangsung September 2021 hingga Januari 2021.

Program Gerakan Menulis Athirah akan diikuti 25 orang peserta dari guru-guru Athirah yang dipilih dan disaring berdasarkan minat dan keinginan mendalami dunia tulis menulis buku secara profesional.

Humas Sekolah Islam Athirah, Muthmainnah dan Saharuddin, menjelaskan kalau Gerakan Menulis Athirah lebih menekankan aspek aplikatif daripada teori dengan tujuan para peserta yang terjaring ikut dalam Gerakan Menulis Athirah ini, benar-benar karena panggilan hati dan kebutuhan guru menulis buku. “Kami menjalin kerjasama dengan Penggagas Sekolah Menulis Buku Maros, Pak BAK karena kemampuan dan profesionalismenya sebagai penulis buku nasional maupun lokal yang telah berkarier bertahun-tahun dalam dunia menulis buku di Indonesia” papar Muthmainnah, Jumat 20/8 di Makassar.

Menurut BAK, Sekolah Islam Athirah adalah lembaga pendidikan Islam yang memiliki perhatian tinggi terhadap Gerakan Literasi di Sulawesi Selatan terutama pada bidang pendidikan formal. Karena itu, BAK akan menurunkan tim pengajar yang betul-betul profesional dan telah melahirkan karya buku dan bisa mengarahkan peserta menulis buku sampai di ujung pendidikan.

Adapun materi dan kurikulum sekolah menulis Buku Gema ini terdiri dari bagaimana memahami kata diksi, kalimat dan paragraf yang jernih dan efektif, koherensi antar paragraf, jenis-jenis tulisan fiksi, self editing, proof reading, plagiarisme dan parafrase, revisi akhir dan kritik dan bedah karya.

- Advertisement -

“ Saya berharap Gerakan Menulis Athirah menjadi contoh di Sulawesi Selatan terutama pada guru-guru SMA, SMK, SMP, SD di Sulsel” papar BAK. Selain Gerakan Menulis Athirah digelar offline, juga menghadirkan mentor dan menyediakan buku-buku yang terkait dengan menulis buku.

”Kami mendukung dan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Sekolah Islah Athirah yang mendukung program Nasional Kementerian Pendidikan dan Pemerintah Provinsi Sulsel yaitu perlunya Gerakan Literasi dan Numerasi di masa pandemi ini,” urai BAK. (Van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here