Relawan Produktif Pilpres Mendatang

0
104

Oleh Fiam Mustamin

Usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden saya menulis dengan judul tersebut. Mengapa dengan Relawan yang produktif.

Berdasarkan dengan pengamatan empat  kali mengikuti Pilpres menjadi Tim Sukses (Institut Lembang Sembilan) untuk pemenangan pasangan SBY-JK, JK-Wiranto, Jokowi-JK dan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Relawan di Pilpres pertama dan kedua tahun 2004 dan 2009 cukup selektif dari internal partai pendukung dan ormas yang terseleksi.

Pilpres berikutnya sudah meluas dengan kelompok klub se profesi, persamaan minat hobi,  rumpun kekerabatan keluarga, paguyuban etnis dan lain-lain yang datang mencatatkan diri.  Sepertinya tak dibatasi jumlah relawan itu untuk mengejar kemenangan.

Model Relawan Pilpres Berikutnya

Sepanjang pengetahuan belum terdengar ada evaluasi keberadaan relawan usai Pilpres. 

Apakah relawan diperlukan dalam jumlan yang besar atau kualitas dan efektivitas relawan untuk menarik dukungan suara pemenangan.

Yang ramai terdengar ada sejumlah relawan yang karena merasa memenangkan pasangan usungannya sibuk mencari posisi jabatan di pemerintahan atau di lembaga-lembaga strategis dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Apakah itu salah dan tidak boleh? 

Tentu saja  yang berhak menentukannya adalah pemenang Pilpres itu.

Yang terpenting dari tulisan ini : ada pihak yang berkompeten melakukan evaluasi untuk bagaimana kita,  bangsa ini semakin cerdas dan dewasa dalam berdemokrasi, jangan karena Pilpres kekerabatan kebangsaan di antara kita, orang bersaudara tak saling bertegur sapa lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here