Obsesi Ahmad Tonang Mencetak Wirausaha Muda Berbasis Kuliner

0
1935
- Advertisement -

PINISI.co.id- Ahmad Tonang, Founder Daeng Group, salah satu kelompok usaha kuliner berbasis khas Makassar, bertekad tak sekadar mempekerjakan karyawan dan staf di bendera usaha yang dirintisnya, pada 2007 ini. Ia punya tekad dan obsesi mencetak wirausaha muda yang berusia 20 hingga 35 tahun. Baginya, memiliki karyawan yang begitu banyak, bukan hanya karyawan yang bekerja agar mendatangkan omzet bagi perusahaan yang dirintisnya dari bawah.

Bagi pria yang berasal dari Takalar ini, ia ingin agar karyawannya bertanggung jawab dan punya kemandirian yang tinggi. “Saya selalu mengarahkan dan memberikan tanggung jawab penuh terutama bagi mereka yang ikut bersama dengan saya. Saya mempekerjakan rata-rata anak-anak muda yang berusia sekitar 20 sampai 35 tahun dengan alasan usia seperti ini adalah usia produktif dan bisa dididik agar kelak bisa menjadi pengusaha sekaligus bisa menjadi wirausaha muda yang mandiri” papar Ahmad Tonang, Selasa 24/8 di Makassar.

Ahmad selalu melakukan evaluasi terhadap staf dan karyawan sekaligus membangun rasa percaya diri mereka bahwa tidak selamanya bekerja pada dirinya. Suatu saat mereka bisa keluar dan mendirikan usaha sendiri yang juga bergerak di bidang kuliner. Kepercayaan yang Ahmad berikan betul-betul dia arahkan karyawan dan stafnya dengan bebas dan bertanggungjawab, tidak mendikte, apalagi terkesan memerintah seperti seorang pimpinan yang otoriter. Mempekerjakan anak-anak muda usia 20 sampai 35 tahun adalah membangun rasa percaya diri mereka agar kuat dan bisa mandiri. Bagi Ahmad, karyawan bukan semata-mata orang yang bekerja pada perusahaannya, tapi ia punya kewajiban mendidik dan membina mereka bagaimana bisa menjadi wirausaha muda yang kelak bisa sukses. Ahmad berharap karyawan yang ikut bekerja di perusahaannya, mereka adalah calon wirausaha muda yang kelak mereka pisah dan keluar dari perusahaan yang dipimpinnya, lalu mereka mendirikan usaha sendiri. “Saya enggan disebut sebagai pengusaha berfaham monarki yang mendelegasikan usaha hanya kepada keluarga saja, ” tambah Ahmad Tonang.

Ahmad Tonang, mengurai mengapa dirinya fokus pada bisnis kuliner dengan brand utama Coto Daeng yang bukan sekadar mengejar keuntungan untuk kepentingan pribadi, apalagi keuntungan dunia semata. Tapi ia juga menerapkan bisnis syariah yang beralas halal dan tidak menghalalkan segala cara.

“Makanya, saya melibatkan anak-anak muda ikut bergabung di Daeng Group agar mereka bukan hanya sebagai karyawan, tapi mereka saya ajak membuka wawasan cakrawala berpikirnya dengan harapan mereka bisa mandiri,” harap Ahmad kembali.

- Advertisement -

Adi Akbar, S.Pd., salah seorang mantan karyawan Daeng Group, memiliki cerita panjang tentang mantan bosnya di Daeng Group. Bagi Akbar, H.Ahmad Tonang, betul-betul mendidik karyawan dengan mengutamakan kepercayaan, kemandirian dan kerja keras. Sebagai contoh, misalnya dirinya bukan datang mnelamar bekerja di perusahaan Daeng Group, melainkan hanya membantu adiknya memperbaikisi salah satu kerusakan aliran listrik di salah satu kios milik H,Ahmad Tonang di sepantaran Jl. Sultan Alauddin.

“Saya perbaiki kerusakan listrik yang terjadi di kios H.Ahmad Tonang sampai berfungsi dengan baik. Saya kemudian diajak ikut bergabung dan menjadi karyawan di perusahaan H.Ahmad Tonang, ” cerita Akbar.

Dalam perjalanannya, Akbar diberi kepercayaan sebagai Direktur Umum di Daeng Group. Berkat kepercayaan yang diberikan Ahmad Tonang kepada Akbar untuk membantu mengelola perusahaannya, Akbar selama tujuh tahun ikut mendampingi H.Ahmad Tonang akhirnya memilih keluar dan mendirikan perusahaan sendiri.

“Saya bersyukur karena saya bukan hanya bekerja di perusahaan Ahmad Tonang, tapi saya dididik agar bisa mandiri dan bisa mendirikan usaha sendiri yang bergerak di bidang kuliner dan sembako. Sulit saya menemukan sosok seperti Ahmad Tonang, ia memberi kepercayaan, tanggung jawab dan selalu mengajarkan saya agar bisa mandiri dan mendirikan perusahaan sendiri.

“Saya bersyukur kendatipun saya tidak ikut lagi jadi karyawan H.Ahmad Tonang, namun jasa-jasa dan didikan beliau takkan pernah saya lupakan sebagai mentor hebat saya yang sangat sederhana pada karyawan dan stafnya, ” kunci CEO Tamparang Group ini. (Van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here