Massajing Watakkale Temmasiajing Warang Parang

0
648
- Advertisement -

Kolom Andi Wahida. S

Massajing watakkale temmasiajing warang parang adalah istilah yang patut dievaluasi oleh manusia Bugis. Karena istilah inilah yang muncul belakangan ini.

Kenapa demikian?

Hal tersebut dipicu oleh kepentingan kelompok dan individu manusia Bugis sehingga sulit untuk bersatu. Sehingga di era kekinian banyak kepentingan sosial, politik, hukum, keamanan, ekonomi, peternakan, perkebunan, pertanian dan perdagangan. Terlepas dari semua itu, tentu ini merugikan.

Kepentingan kelompok dan individu menggeser istilah Yassimaturusi / Yasseddiwi, Sipatokkong yaitu yang disepakati bersama sehingga kedudukan strategis untuk kebaikan bersama untuk kepentingan rakyat terlepas.

- Advertisement -

Ambil contoh pemilihan lurah atau kepala desa, bupati, walikota, gubernur, anggota legislatif, hingga presiden.

Pemilihan diatas menjadikan kehidupan sosial politik di masyarakat terganggu sehingga muncul istilah Massiajing Watakkale Temmassiajing Warang Parang.

Perbedaan dukungan individual pada pemilihan tersebut di atas menjadikan kelompok – kelompok sosial yang ada dimasyarakat terpecah kepada perkubuan.

Hal itu dikarenakan kepentingan – kepentingan setiap kelompok dan individu berbeda, cenderung berbau harta, kedudukan dan jabatan.

Untuk itu sebaiknya manusia Ugi / Bugis mengevaluasi “Tatanan Sosial Kehidupan ” agar selaras untuk kepentingan bersama sehingga tidak terbelah dalam fragmentasi sosial. Dan jika mampu menepis ego, bersama – sama membuat suatu kesepakatan Yassimaturusi / Yasseddiwi Sipatokkong maka banyak hal yang dapat dilakukan diberbagai bidang.

Contoh lainnya, untuk memajukan pertanian, perkebunan, perikanan secara terpadu maka dibutuhkan suatu sistem pengairan yang modern, caranya dengan membuat bendungan – bendungan untuk kepentingan jangka panjang agar air sebagai sumber kehidupan tidak mengalir langsung ke laut. Jika kita bersatu meminta pembangunan waduk / Irigasi kepada negara dan sistemnya dipantau langsung pemerintahan setempat maka yakinlah banyak hal terjadi, sehingga masyarakat dan pemerintah bisa bersinergi secara cepat dan tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here