Mansur Siri: PSBM Ke-22 Awali Kebangkitan Ekonomi Saudagar

0
193

PINISI.co.id- Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) ke-22 sukses digelar di Makassar pada 13-15 Mei 2022 tak lepas dari H. Mansur Siri selaku ketua panitia.

Meskipun persiapan kurang lebih dua bulan, praktis perhelatan tahunan yang diselenggarakan oleh KKSS sebagai EO  dan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah kota Makassar dan Kadin Sulawesi Selatan sebagai supporting acara, alhasil PSBM berlangsung mulus sesuai harapan.

Semula Mansur Siri khawatir sebab PSBM dijadwalkan sepekan setelah Idul Fitri akan tetapi molor seminggu berikut nya lantaran Ketua Dewan Kehormatan KKSS Jusuf Kalla tengah berada di Jepang untuk menerima penghargaan tertinggi dari Kaisar Naruhito.

- Advertisement -

Kecemasan Mansur Siri akhirnya cair tatkala PSBM digelar di Hotel Claro. Sekitar 1500 peserta hadir, termasuk pembicara kunci M. Jusuf Kalla dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi dan sejumlah saudagar dan bupati serta pemuka masyarakat lainnya. Hingga menjelang Magrib peserta tetap antusias mengikuti acara, hingga Mukernas keesokan harinya. Konsumsi juga mencukupi dengan selera khas Sulawesi Selatan. Pendanaan yang kali ini dihimpun oleh budaya gotong royong luar biasa pencapaiannya. “Pokoknya semua unit panitia bekerja maksimal dan memuaskan,” kata Mansur yang mengapresiasi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang menguraikan kinerja pemerintah yang tidak mengimpor beras selama empat tahun. “Ini sejarah untuk negeri yang selalu dikenang masa,” kesan Mansur.

Menurut Mansur, acara akbar serupa dihelat berbarengan di Makassar yaitu Pelantikan IKA Unhas dan pertandingan nasional domino. Namun kesemarakan PSBM tidak tergerus oleh pesertanya.

Sebagai sosok yang berpengalaman di Bulog yang mengorganisir birokrasi, Mansur memiliki jam terbang saat menjadi Kepala Bulog Provinsi/Kadivre Sulsel, Sumsel, Bali dan DKI Jakarta serta sempat menjadi Dirut Pabrik Gula. Terakhir ia adalah Direktur Komersil Bulog.

Dengan pengalamannya itu, berpengaruh kepada pengalaman pribadinya dalam berinteraksi sosial dengan masyarakat.

Mansur mampu menyelami dan mendalami roh dan jiwa KKSS yang memiliki pengurus dengan latar belakang beragam.

Karena itu, untuk memastikan kesiapan dan keseriusan panitia, Mansur kerap bolak balik Jakarta-Makassar untuk memimpin rapat selain menggelar rapat secara daring.

Dalam rapat itu, Mansur melibatkan seluruh pemangku kepentingan di Sulawesi Selatan yaitu pemerintah provinsi, pemerintah kota Makassar, Kadin Sulawesi Selatan.

Benar kata Mansur, PSBM sejatinya tampil berbeda lewat acara yang dikemas semenarik mungkin sehingga hadirin tetap betah sampai selesai.

Expo PSBM misalnya membuka gerai dan menampilkan komoditas unggulannya masing-masing. Ia mengharapkan PSBM memberikan dampak ekonomi bagi Sulawesi Selatan.

Ditambahkan Mansur, bahwa peserta PSBM dari seluruh Indonesia dan luar negeri, akan memberi arti bagi kiprah para saudagar sebagaimana tema Kolaborasi Saudagar Bugis Makassar untuk Indonesia Sejahtera.

“Alhamdulillah perekonomian sudah mulai menggeliat dan momentum PSBM dapat dijadikan sebagai awal kebangkitan ekonomi saudagar Bugis Makassar, Mandar dan Toraja,” ujarnya. (Lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here