Kerukunan Masyarakat Bulukumba Berbagi Pada Penyintas Longsor di Wangun Jaya Bogor

0
194
Ketua Umum KMB Jumrana Salikki (kanan) memberikan paket s embako kepada penyintas tanah longsor di Kabupaten Bogor, disaksikan pengurus KMB Iqbal.

PINISI.co.id- DPP Kerukunan Masyarakat Bulukumba (KMB) kembali berbagi untuk kali kedua pada Romadhan kali ini. Pada Kamis ini (14/5/20) yang disasar adalah  penyintas bencana banjir dan longsor yang menimpa masyarakat Desa Wangun Jaya Kecamatan W Sadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Adapun yang dibagikan antara lain beras, mie instan, bihun, sarden, minyak goreng, pakaian layak dan jenis lainnya. 

Banjir dan longsor pada Rabu kemarin (13/5/20) menelan korban nyawa satu orang, selain merusak 50 rumah di antaranya 16 rumah tenggelam oleh tanah longsoran  berlumpur.

Ketua Umum DPP KMB Jumrana Salikki langsung menyahuti ajakan salah satu pengurus KMB yaitu ustad Iqbal perihal bencana longsor yang menimpa kampung halaman sang isteri di mana ia juga bermukim tak jauh dari lokasi kejadian. Maka diputuskan Kamis pagi menyantuni para penyintas.  “Insya Allah akan ke lokasi besok,” jawab Jumrana.

Malam harinya Jumrana kembali mengajak warga dan pengurus serta komunitas lain di luar lingkungan KKSS antara lain KFJS Jakarta agar berbagi beras, dan bahan kebutuhan pokok lainnya termasuk pakaian layak guna membantu masyarakat desa Wangun Jaya Bogor sesegera mungkin didistribusikan ke lokasi.

Alhasil dalam semalam beras yang tersedia mendapat tambahan antara lain minyak goreng, mie instan, bihun, sarden, serta tambahan bingkisan dari KKSS Depok. 

Semalam, bantuan dijemput dari rumah ke rumah antara lain dari Darul Siska dan Hilma, Fery Mursidan selebihnya kiriman diterima tadi pagi dari Afni Ahmad, Farida, dan Abdul Samad.

“Alhamdulillah gak pake lama, semalam saja sumbangan sudah terkumpul liumayan banyak. Bantuan harus segera sampai karena penyintas perlu makan dan pakaian. Apalagi duka ini terjadi pada bulan puasa. Sebisa mungkin secepatnya tiba sebagai penghibur lara saudara-saudara kita yang tetap puasa dalam kondisi yang memprihatinkan,”  ucap Jumrana.

Wakil Ketua Umum  BPP KKSS ini secara spontanitas bersinergi dengan KKSS Kabupaten Bogor di bawah kordinasi sekretarisnya, Baho Jene, bersama Rauf Tika dan Wakil Ketua Umum DPP pilar Bulukumba Asyir Syafaat. Begitu pula dengan KKSS Depok Rahmatia Salikki juga aktif sebagai pengurus KMB pusat dan Jawa Barat.  

Iqbal yang juga pengasuh pondok pesantren tak jauh dari lokasi kejadian, menyampaikan terima kasih atas bantuan dari keluarga KKSS baik Kota Depok maupun Kabupaten Bogor, apalagi Ketua Umum DPP KMB turun langsung ke lokasi menyapa dan membawa bantuan.

“Pandemi Covid saja sudah menyusahkan. Apalagi ini puasa dan ditimpa musibah longsor. Makanya saya khususnya dan kami sangat berterima.kasih atas kedatangan ibu ketua di sini,” kata Iqbal menjelaskan sambil geleng kepala dan prihatin seraya mengantar ke lokasi bencana berjalan kaki.

Sebelumnya Iqbal menerima rombongan KKSS Bogor Baho Jene, Rauf Tika dan rombongannya.

Di perjalanan Achmad Mujadid, yang akrab dipanggil Adid mendampingi Jumrana sambil menyusuri jalan  Desa Wangun Jaya yang  sempit, berlubang dan menanjak,  bercanda dengan dialeg Bugis. “Jauna itu pak Iqbal cari isteri di kampung sini,”  kelakar pemuda kelahiran Jakarta ini.

“Selain pakaian, masyarakat juga butuh obat-obatan,” kata Iqbal.  

Sampai sore ini bingkisan masih mengalir. Sofhian Mile langsung mengantarkan ke Jl Pertani Pancoran. “Sembari jalan untuk bagi makanan buka puasa selama Ramadhan ini,” ujar Sofhian Mile, Bupati Luwuk Sulawesi Tengah periode lalu, yang saban hari keliling bersama sang isteri Ninik membagi makanan buka puasa bagi kaum dhuafa. Demikian pula Bungkarmin tak ketinggalan berempati pada penyintas. [PK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here