Ida Rafiqah: IRSHAD Global Mengajak Eksportir Indonesia Buka Pasar di Kanada

0
464

PINISI.co.id– Indonesia dan Kanada memperingati tahun ke 68 hubungan bilateral kedua negara.

Kedutaan Besar Kanada di Jakarta dipimpin Duta Besar Cameron MacKay, sementara di Kanada, Indonesia diwakili oleh Kedutaan Besar Indonesia di Ottawa dipimpin Duta Besar RI Abdul Kadir Jailani.

Kedutaan besar kedua negara menyediakan layanan perdagangan, konsuler dan imigrasi, di samping menjalankan kerja sama politik, ekonomi, pembangunan dan pertahanan.

IRSHAD Global yang berkedudukan di Ottawa, Kanada membawa misi memperkenalkan produk-produk atau pelayanan yang bersifat lokal menuju tingkat dunia.

Menurut CEO IRSHAD Global Canada Ida Rafiqah,  IRSHAD memfasilitasi perkenalan antara para eksportir asal Indonesia dengan calon importir di Kanada melalui berbagai kegiatan. IRSHAD juga mengadakan serangkaian pertemuan dengan Atase Perdagangan di Kedutaan Republik Indonesia di Ottawa untuk mengetahui perkembangan terakhir kerjasama bilateral kedua negara.  

“Informasi terkini jika ada permintaan barang-barang tertentu di pasar Kanada yang dapat disuplai oleh Indonesia. Demikian pula dengan kebijakan-kebijakan baru terkait produk-produk yang terkontrol di Kanada,” kata Ida, yang juga pengurus KKSS Kanada ini.

Selain itu, IRSHAD menyelenggarakan pertemuan Forum of Indonesia secara virtual selama kondisi Covid-19, dan in person jika keadaan memungkinkan.

Kerena itu, IRSHAD mengajak dan menggalakkan para eksportir Indonesia untuk membuka pasar di Kanada, terutama produk-produk Halal. Dengan semakin banyaknya pengungsi yang datang dari negara-negara Muslim, Kanada sangat membutuhkan produk-produk yang telah melalui Sertifikasi Halal.

Menurut Ida, tidak hanya produk mie instan, tetapi produk-produk makanan jadi lainnya seperti abon sapi, kripik paru, dan bumbu makanan jadi. Selain itu, produk aromatherapy dari minyak atsiri juga sangat meningkat terutama saat pandemi melanda, dimana terapi minyak kayu putih misalnya menjadi salah satu primadona.

“Produk rempah dan hasil pertanian sangat diminati terutama untuk pengobatan yang sangat berkembang di Kanada. Pangsa pasar untuk produk ini meningkat penjualannya sebanyak 3.1% atau sekitar $13.9 billion pada 2019,” jelas perempuan kelahiran Soppeng ini.

Kanada, negara di Amerika Utara yang berpenduduk 37.5 juta orang, mengimpor barang senilai US $ 453,1 miliar dari pemasok asing pada tahun 2019. Jumlah dolar tersebut merupakan peningkatan 8% dibandingkan dengan 2015 tetapi turun -1,5% dari 2018 hingga 2019.

Dari perspektif kontinental, 57,6% dari total impor Kanada berdasarkan nilai pada 2019 dibeli dari sesama negara Amerika Utara. Mitra dagang Asia memenuhi 23,9% dari impor yang dibeli oleh Kanada sementara 14,3% berasal dari Eropa. Persentase yang lebih kecil berasal dari Amerika Latin (2,9%) tidak termasuk Meksiko tetapi termasuk Karibia, Afrika (0,8%). Sedangkan negara-negara Oseania (0,5%) dipimpin oleh Australia dan Selandia Baru.

Mengingat populasi Kanada 37,5 juta orang, total $ 453,1 miliar barang yang diimpor selama 2019 diterjemahkan menjadi sekitar $ 12.100 per orang, dalam permintaan produk tahunan dari setiap orang di negara Amerika Utara.

Bisnis

Menurut Ida, importir di Kanada sedapat mungkin mengumpulkan informasi terkini tentang barang yang ingin mereka impor. Mereka memerlukan deskripsi literatur tentang produk, informasi komposisi produk dan, jika memungkinkan, sampel produk. Informasi ini akan menjadi penting ketika tiba saatnya untuk menentukan klasifikasi tarif barang yang ingin mereka impor. Nomor klarifikasi tarif akan digunakan untuk menentukan tarif bea yang akan diberlakukan untuk barang-barang tersebut.

Persyaratan untuk bukti asal dapat ditemukan dalam Memorandum D11-4-2, Proof of origin.

https://www.cbsa-asfc.gc.ca/publications/dm-md/d11/d11-4-2-eng.html

satu departemen pemerintah dapat berperan dalam persyaratan dan peraturan yang berkaitan dengan impor barang tertentu;

https://www.cbsa-asfc.gc.ca/import/reflist-listeref-eng.html

“Penting untuk diingat bahwa ini tidak hanya berarti negara tempat produk dikirimkan kepada importir Kanada. Ini juga dapat mencakup dari mana masing-masing bagian produk berasal, serta dari mana produk itu dirakit menjadi produk akhir.

Selanjutnya memastikan bahwa barang yang ingin diimpor tunduk pada izin, batasan, atau peraturan apa pun. Banyak barang tunduk pada persyaratan departemen dan lembaga pemerintah lainnya dan mungkin memerlukan izin, sertifikat, dan atau inspeksi. CBSA (keamanan perbatasan) bertanggung jawab untuk mengelola persyaratan impor yang diatur undang-undang atas nama departemen pemerintah lainnya. Biasanya lebih dari satu departemen pemerintah dapat berperan dalam persyaratan dan peraturan yang berkaitan dengan impor barang tertentu;

Produk yang dikontrol, adalah pertanian, kuota asal CETA, ambang batas ekspor susu, senjata api, log, barang dan teknologi militer dan strategis, kayu lunak, baja tekstil dan pakaian

Pendidikan

Di bidang pendidikan, setiap tahun lebih 200.000 pelajar dan peneliti internasional belajar di Kanada. Reputasi pendidikan Kanada didasarkan pada kualitas di semua sektor pendidikan. Ijazah dari Kanada dihargai diseluruh dunia. Para pendidik internasional juga memilih Kanada sebagai mitra penelitian dan kerjasama.

Universitas Kanada berada di jajaran yang terbaik di dunia. 

Pada tahun 2012, 4 universitas Kanada menempati ranking dalam the Top 100 dari Penetapan Ranking ARWU Shanghai; 3 berada di ranking the Top 50 pada Penetapan Ranking Universitas QS; dan 5 menempati ranking dalam the Top 100 dari Penetapan Ranking Universitas Dunia Pendidikan Tinggi Times, dan 8 dalam the Top 200.

Memiliki hubungan global dengan lebih dari 5,000 kesepakatan kerjasama aktif internasional dengan mitra-mitra di seluruh dunia.

Lebih dari 90% dari lulusan sekolah tinggi Kanada bekerja di bidang studi mereka dalam waktu enam bulan setelah diwisuda dan 93% dari para pengusaha merasa puas dengan para lulusan ini.

“Sekolah bahasa di Kanada  merupakan ahlinya dibidang pelatihan bahasa di semua tingkat, dengan menyajikan beragam program dalam bahasa Inggris dan Perancis untuk studi lanjutan, pengembangan pribadi atau persiapan usaha,” kata Ida menambahkan.

Perdagangan dan Investasi di Indonesia

Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, anggota G20 dengan fundamental makro jangka panjang yang kokoh dan potensi ekonomi yang kuat. Indonesia adalah pasar ekspor terbesar Kanada di kawasan ASEAN dan meskipun terjadi perlambatan pada tahun 2016 (harga komoditas rendah, penyelesaian pesanan pesawat utama, musim panen akhir), perdagangan bilateral dan ekspor Kanada telah mencapai puncak baru pada tahun 2018. Data ini didukung oleh mengingkatnya ekspor produk seperti sereal, bubur kayu dan pupuk. Pada tahun 2018, nilai ekspor barang dagangan senilai $ 2,14 miliar ($ 1,72 miliar pada tahun 2017; $ 1,45 miliar pada tahun 2016). Impor barang dagangan dihargai $ 1,75 miliar ($ 1,73 miliar pada 2017; $ 1,62 miliar pada 2016). Total perdagangan bilateral pada tahun 2018 adalah $ 3,9 miliar (dibandingkan dengan $ 3,46 miliar pada tahun 2017; $ 3,07 miliar pada tahun 2016).

Indonesia adalah tujuan terbesar kedua untuk investasi langsung Kanada di Asia Tenggara, dengan total saham $ 3,2 miliar pada tahun 2018.

Pada prinsipnya, IRSHAD membantu memfalitasi dalam membangun komunikasi bagi pelaku usaha di Indonesia dengan Atase Perdagangan yang ada di Kedutaan Republik Indonesia di Ottawa. (Man/SM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here