Himpun Lebih Rp 200 Juta, IKA SMAN 200/1 Watansoppeng Tayangkan Syiar Ramadan Online

1
1355
Sejumlah Pengurus IKA SMA 200/1 Watansoppeng.
- Advertisement -

PINISI.co.id- Pengurus Pusat Ikatan Alumni (IKA) SMAN 200/1 Watansoppeng bersama Tribun Timur dan Yamaha Indonesia melaksanakan Syiar Ramadan Online episode 24, Senin (17/5/2020) sore.

Ketua IKA SMAN 200/1 Watansoppeng, Prof Hasnawi mengungkapkan peran dan kontribusi IKA SMAN 200/1 Watansoppeng sejak terbentuk pada 2013.

Hasnawi menjelaskan, IKA SMAN 200/1 Watansoppeng mulai bergerak sejak 2005 untuk menyasar dan merangkul berbagai angkatan, tapi baru tahun 2013 resmi terbentuk dan berbadan hukum.

“Sejak IKA terbentuk, ada banyak program kerja yang setiap tahun kami laksanakan. Tahun ini ada Amaliah Ramadan yang sudah dimulai sejak tuhun lalu,” kata Hasnawi yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNM.

Ia juga menjelaskan asal usul penamaan IKA yang terdiri dari gabungan alumni SMAN 200 dan SMAN 1 Watansoppeng

- Advertisement -

“Kita merespon harapan alumni dan keunikan sekolah kami. Dulu sekolah kami namanya SMAN 200 Watansoppeng dan memiliki banyak alumni, salah satunya saya. Lalu kemudian berubah menjadi SMAN 1 Watansoppeng hingga saat ini dan sudah banyak alumninya,” ucapnya.

“Banyak senior yang cinta SMA 200, mereka mau disebut SMA 200, adik-adik alumni mau juga disebut SMA 1. Jadilah dua-duanya kita sebut dalam AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga) kami,” tambah Ketua PGRI Sulsel ini.

Berbagai program telah dijalankan ikatan alumni ini, tak hanya bagi sekolah dan alumni, tapi juga untuk masyarakat Kabupaten Soppeng. “Masyarakat Soppeng sudah paham begitupun pemerintah Kabupaten Soppeng juga. Kehadiran kami bukan hanya alumni, tapi juga berkontribusi untuk Soppeng. Setiap tahun program andalan kami Alumni Berbagi dalam bentuk baksos. Alumni yang berprofesi sebagai dokter, guru, Polisi/TNI kita kumpul dan melakukan apa yang bisa kita lakukan untuk masyarakat,” bebernya.

Pada 2016 IKA juga telah memberangkatkan umrah guru-guru, baik yang masih aktif maupun pensiun. “Tahun 2016, kami, berangkatkan guru yang sudah pensiun dan belum untuk umroh. Ada 18 orang yang kami berangkatkan. Untuk itu kami menganggap kehadiran Ika sangat berkontribusi,” katanya.

Tak sampai di situ, IKA juga aktif membantu mereka untuk masuk ke perguruan tinggi. “Alumni yang tunjukan ke adik-adik yang mau masuk ke perguruan tinggi. Dengan edukasi yang selama ini kita lakukan, kita dorong dan bantu mereka yang ingin melanjutkan pendidikannya, Alhamdulillah sudah beberapa tahun alumni SMAN 1 Watansoppeng tercatat selalu terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri,” imbuhnya.

Di tengah pandemi Covid-19, IKA SMAN 200/1 Watansoppeng juga tak mau tinggal diam, dimana para alumni telah mengumpulkan donasi hingga ratusan juta demi membantu pemerintah menangani virus ini.

“Saya mau sampaikan terima kasih atas partisipasinya dalam menggerakkan program yang ada di IKA. Tahun ini kita kumpul donasi lebih Rp 200 juta untuk dibagi ke pemkab dan alumni. Saya berpesan, dimanapun kita berada, untuk selalu berada di garda terdepan membantu pemerintah, minmal menggalakkan phisical dan sosial distancing. Sehingga kita harap Covid dapat hilang dari Nusantara,” pungkasnya. [Fan/TribunMakassar.com]

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here