HBH Virtual Kerukunan Masyarakat Bulukumba, Budi Harta Winata: Kiat Sukses, Sedekah Kehilangan

0
305

PINISI.co.id – Nara sumber Budi Harta Winata yang dikenal sebagai pelaku usaha konstruksi baja membagi kiat suksesnya, dalam Halal Bihalal virtual pilar Kerukunan Masyarakat Bulukumba, Minggu, (31/5/20) bertema Produktif di Masa Pandemi.

Budi menekankan bahwa, pada masa pandemi ini, mungkin juga adalah bagian teguran dari Allah. “Kita harus tetap semangat dan bersyukur karena masih sehat, masih dalam lindungan Allah SWT. Maka itu, kita tetap harus bersedekah. Sedekahnya yang terbaik. Istilah saya, sedeqah kehilangan,” kata Budi.

“Kita masih bisa makan, kata Budi. Masih pake gawai. Masih ada kendaraan. Coba saudara-saudara kita yang lain, untuk makanpun susah,” ujarnya melanjutkan.

Untuk bersyukur di masa pandemi, menurut pengusaha sukses ini, ia ziarah kuburan. Setelah itu, ke kontrakan. Setamat SMA, ia merantau ke Jakarta, lalu tinggal di daerah Cilincing. “Masaknya pun waktu itu, di depan kontrakan, saking sempitnya,” kenangnya.

Budi membandingkan kondisi sekarang di mana ia mungkin tidak sanggup tidur di tempat tersebut. “Itulah, bahwa saya dulu susah. Alhamdulillah sekarang, mesti ada bencana korona. Masih ada. Jadi saya harus tetap bersyukur. Sekalipun pada umumnya pengusaha termasuk saya mengalami masalah, terutama keuangan.”

“Sedekah itu adalah sedekah yang terbaik. Barang yang kita sukai. Mengeluarkan sesuatu yang kita merasa kehilangan. Itulah sedekah. Dan yakinlah Allah, akan menggantinya,” papar Ketua DPD KKSS Kabupaten Bekasi ini, yang juga adalah Wakil Bendahara Umum BPP KKSS.

Perlu diingat kata Budi, kita jangan sekke. Atau memberikan sesuatu yang sudah tidak bagus lagi. Ya, tentu Allah juga kasih seperti yang kita berikan. Termasuk uang tidak benar asalnya, pasti kalau kita keluarkan, tidak terasa. Kita tidak kehilangan.

Jadi sesulit apapun kita, menurut Budi, sebaiknya tetap sedekah. Sedekah yang terbaik. Kalau saya yakin, Allah akan memberikan yang terbaik.

Budi juga menguraikan pengalaman hidupnya tentang manfaat sedekah. Luar biasa, dalam kondisi sesulit apapun selalu ada jalan keluar dari tiap masalahnya dalam menjalankan bisnisnya selama ini, hingga kini.

Selain itu, menurutnya, selalu berdoa kepada Allah. “Hidup saya dulu susah. Apa yang saya mau selalu berdoa. Saya mau kaya supaya manfaat buat orang banyak, yah saya berdoa. Kalau berdoa, insya Allah, Allah beri,” kata pengusaha muda ini.

Selain doa, sedekah, syukur, adalah habluminannas. Perbaiki hubungan kita sesama manusia. Dengan siapa saja. Berpikir positif. “Dan yang paling penting, tidak boleh makkalasi. Begitu istilah di kampung saya di Palopo,” ujar Budi tertawa.

“Kunci orang sukses adalah orang tua dijadikan raja. Dari hasil survey yang saya lihat. Tidak ada orang sukses yang tidak menjadikan raja orang tuanya,” ungkapnya.

Silahkan lihat, lanjut Budi, misalnya lima orang bersaudara, siapa yang sukses. Pasti mengurus orang tuanya.Perlakukan orang tua kita seperti raja. Insya Allah rezeki raja.(PK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here