Gelar Resepsi Diplomatik, Dubes RI di Kairo Promosikan ASEAN dan Ajak Kerja Sama Menghadapi Tantangan Global

0
141

PINISI.co.id- Pada Senin, 2 Oktober 2023, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo menyelenggarakan Resepsi Diplomatik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, bertempat di taman Wisma Duta KBRI Kairo.

Acara dihadiri oleh para pejabat tinggi Mesir, dipomat dan Atase Pertahanan negara-negara asing di Mesir, para pengusaha, serta mitra kerja KBRI Kairo.
Dalam sambutannya, Duta Besar RI, Lutfi Rauf menegaskan bahwa hubungan Indonesia-Mesir kian hari makin menguat. Hal ini dapat dibuktikan dengan terlihatnya kemajuan hubungan dan kerja sama kedua negara di berbagai bidang, seperti perdagangan, ekonomi, pendidikan dan kebudayaan.

Duta Besar RI menjelaskan bahwa saat ini terdapat 13.000 mahasiswa indonesia di Mesir yang mayoritas belajar di Universitas Al-Azhar, salah satu universitas islam tertua yang terus mempromosikan dan meningkatkan pengajaran dan nilai wasathiah dalam beragama. Duta Besar RI menyampaikan apresiasi dan terima kasih pada Pemerintah dan masyarakat Mesir yang menyambut mereka dan memberi kesempatan untuk tinggal dan belajar di Mesir.

Di bidang ekonomi, Duta Besar RI menyampaikan bahwa kerja sama Indonesia-Mesir di bidang ekonomi dan perdagangan terus bertumbuh selama 10 tahun terakhir. Di masa sulit pandemi Covid-19, Mesir dan Indonesia terbukti berhasil meningkatkan nilai perdagangan bilateral sebesar 56%. Duta Besar RI menegaskan bahwa Indonesia dan Mesir bukan sedang bersaing, tetapi saling melengkapi komoditas perdagangan satu sama lain. Untuk itu, Mesir dan Indonesia harus percaya bahwa melalui komitmen, determinasi, serta kerja keras yang kuat, kedua negara juga akan bisa lulus menghadapi tantangan ekonomi global saat ini.

Lebih lanjut, Duta Besar RI menyampaikan syukur bahwa Indonesia-Mesir akhirnya menandatangani MuU Pembentukan Komite Perdagangan Bersama di Kairo, pada Mei 2023 lalu. Komite tersebut sangat penting untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan potensi kerja sama ekonomi besar yang masih belum termanfaatkan antara kedua negara.

Di sela-sela acara dan dengan disaksikan para Dubes ASEAN, Dubes Lutfi Rauf melakukan prosesi pemotongan kue berwarna merah putih, sebagai rasa syukur kepada Yang Maha Esa sekaligus menandakan 78 tahun kemerdekaan Indonesia dan Keketuaan ASEAN tahun 2023.


Dubes Lutfi Rauf

Keketuaan Indonesia di ASEAN pada 2023 memperkuat kolaborasi sesama anggota dan mitra dialog ASEAN. “Kemitraan dan kolaborasi antar negara adalah kunci kesuksesan dalam menghadapi tantangan global yang kita hadapi saat ini sebagai akibat dari pandemi Covid-19 serta krisis pangan dan energi”, ungkap Dubes Lutfi Rauf dalam sambutannya.
Keketuaan Indonesia tahun ini mengusung tema “ASEAN Matters: Epycentrum of Growth”. ASEAN adalah kekuatan ekonomi dengan lebih dari 670 juta penduduk dan telah terintegrasi sejak tahun 2015 sebagai komunitas ekonomi terbesar keempat di dunia, setelah Amerika Serikat, Tiongkok, dan India, dengan gabungan PDB sekitar USD 3,7 triliun pada tahun 2030.

PDB ASEAN tahun 2023 diperkirakan tumbuh 4,6 persen, serta akan tumbuh 4,9 persen pada tahun 2024. Pada tahun 2022, perdagangan ASEAN mencapai USD 3,8 triliun. pada 2022, ASEAN juga menarik investasi asing langsung (FDI) senilai USD 224 miliar, naik dari USD 179,2 miliar pada tahun 2021.

ASEAN saat ini telah memiliki ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA). Perjanjian ini menurunkan tarif perdagangan intra-ASEAN menjadi nol untuk hampir semua jenis barang. Perjanjian ini diharapkan membantu ASEAN lebih lanjut untuk berintegrasi ke dalam ekonomi global dengan cara yang lebih kompetitif, serta untuk mengekspor produk ASEAN ke luar wilayah. Beberapa negara anggota saat ini tengah meningkatkan investasi ke berbagai wilayah dunia, termasuk Mesir.

Bagi ASEAN, menjaga perdamaian dan stabilitas adalah prasyarat untuk menuju kemajuan dan kesejahteraan, baik di lingkungan internal maupun di luar ASEAN. Para pemimpin ASEAN menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya ketegangan geopolitik di di sekitar kawasan ASEAN. Mereka menggarisbawahi pentingnya ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) terhadap perdamaian, keamanan, stabilitas dan kesejahteraan ASEAN. mereka bertekad untuk lebih lanjut mempromosikan AOIP bersama mitra, untuk mengarusutamakan dan mempromosikan pelaksanaan proyek dan kegiatan konkrit dalam rangka meningkatkan kepercayaan, rasa hormat dan manfaat melalui mekanisme yang dipimpin oleh ASEAN.

Pada resepsi diplomatik tahun ini, KBRI Kairo menghadirkan koleksi batik yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, untuk menunjukkan keragaman dan kekayaan budaya Indonesia yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, dengan 1.340 suku yang menuturkan 718 bahasa yang berbeda. Dari keragaman tersebut juga tercipta budaya dan kesenian yang berbeda, termasuk ratusan tarian dan lagu daerah, yang sebagian ditampilkan pada resepsi diplomatik 2023.

Lagu-lagu daerah dinyanyikan secara sambung-menyambung oleh grup yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi Indonesia yang belajar di Universitas Al-Azhar Mesir. Meraka menyanyikan 11 lagu, di antaranya Bungong Jeumpa dari Aceh, Sik Sik Sibatumanikam dari Sumatera Utara, Kota Baru dari Kalimantan Selatan, Yamko Rambe Yamko dari Papua, Maumere -dari Nusa Tenggara Timur, Kicir Kicir dari Jakarta, serta Si Patokaan dari Sulawesi Utara. Selain itu, kesenian musik Jawa Barat dengan kekhasannya menggunakan alat musik pentatonis gamelan sunda dan seruling juga ikut mengiringi kemeriahan acara.

Para tamu undangan yang hadir tampak menikmati suasana malam resepsi ini sambil mencicipi berbagai jenis makanan khas Indonesia, seperti sate, nasi goreng dan sejumlah jajanan dari berbagai daerah di Indonesia sambil menyaksikan sajian video yang mempromosikan keindahan alam dan gencarnya pembangunan yang tengah dilaksanakan Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Dubes RI juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada mitra dan pelaku usaha dari Mesir yang turut berpartisipasi dalam mempromosikan produk Indonesia di Mesir, di antaranya adalah perusahaan Salim Wazaran Abu Alata (Indomie) Egypt, Haggag Co., Sunrise Co., Fayoumi for import and export, United Egypt for Trading and Industrial Investment, Egyptian Saudi for Import and Export dan Vila Sumatera Coffee Company. (Lif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here