Figur Imam Fauzan Energi Baru PPP Sulsel dan Representasi Kaum Milenial

0
819
- Advertisement -

PINISI.co.id- Sejumlah Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP di Sulsel, menilai kalau PPP Sulsel saatnya dipimpin anak muda yang milenial yang bisa membawa partai berlambang Kabah ini bisa menjadi besar di Sulawesi Selatan.

Ketua DPC PPP Kabupaten Jeneponto, H.Imam Taufiq Bohari, menilai kalau munculnya figur Imam Fauzan Amir Uskara sebagai calon Ketua DPW PPP Sulsel adalah hal yang wajar dan harus diapresiasi. Apalagi, kata putra tokoh PPP Jeneponto ini, aspirasi ini muncul dari mayoritas pimpinan DPC PPP yang ada di Sulsel.

“ Figur Imam Fauzan sebagai refresentasi kaum milenial dan kosmopolitan akan memberikan terobosan dan energi baru dalam melakukan pergerakan elektoral PPP di Sulsel. Insya Allah saya yakin Imam Fauzan akan membawa PPP Sulsel menjadi pemenang pada kontestasi Pemilu pada 2024 di Sulsel, ” papar Imam Taufik Bohari, Kamis (29/4/2021) di Jeneponto.

Ketua DPC PPP Bantaeng, Hj. Andi Sugiarti Mangun Karim, membantah kalau pernyataan sejumlah pengamat menilai Aras berhasil memimpin perolehan suara PPP di Sulsel pada Pemilu 2019 lalu. Menurut legislator DPRD PPP Sulsel ini, kalau disebutkan Ketua PPP Sulsel M. Aras berhasil mengangkat perolehan suara PPP di Sulsel pada Pemilu 2019, takkan mungkin para ketua DPC PPP mencalonkan figur lain yaitu Imam Fauzan untuk menjadi ketua PPP Sulsel.

“ Sebenarnya DPC PPP menilai Pak Aras gagal memimpin PPP Sulsel, makanya kami mendorong Imam Fauzan maju jadi calon ketua PPP Sulsel. Jadi bukan Fauzan yang mau, tapi para pimpinan DPC PPP yang meminta Fauzan maju jadi calon ketua PPP Sulsel,” ujar Hj.Andi Sugiarti Mangun Karim.

- Advertisement -

Sementara Ketua DPC PPP Kab. Bulukumba Haji Askar, menyampaikan data elektoral Aras di Dapil Sulsel 2. Misalnya saja, Kabupaten Soppeng, kampung ketua PPP Sulsel hanya memeroleh 1 kursi PPP di DPRD Soppeng, Kab. Barru dari 3 kursi menjadi 1 kursi PPP di DPRD Barru, Pangkep dari 5 kursi menjadi 2 kursi, Wajo dari 7 kursi jadi 3 kursi, Sinjai 4 kursi menjadi 3 kursi, Bone 2 kursi, Pare-pare 1 kursi menjadi 2 kursi, Maros 2 kursi, Bulukumba 5 kursi menjadi 6.

Menurut Askar, kecuali Bulukumba, PPP kehilangan 10 kursi di Kab/Kota dan 1 kursi di DPRD Provinsi Sulsel. (Van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here