Dilantik di Tengah Pandemi, KKSS Kota Bogor Gelar Giat Sosial untuk Marakkan HUT KKSS

0
546
Ketua KKSS Jawa Barat Sri Asri Wulandari (tiga kanan) memberikan bendera pataka sebagai simbol pelantikan Ketua KKSS Kota Bogor.

PINISI.co.id- Andri Saleh Amarald bersama segenap jajaran pengurusnya ditahbiskan sebagai Ketua BPD KKSS Kota Bogor periode 2020-2025 oleh Ketua BPW KKSS Jawa Barat Hj.  Sri Asri Wulandari,  ST, MM. di Asrama Latimojong. Bogor, Sabtu (7/11/20).

Masa pandemi  tidak menyurutkan langkah pengurus untuk tampil prima di acara pelantikan yang berlangsung khidmat. 

Setelah dikukuhkan, Ketua KKSS Kota Bogor selanjutnya melantik Badan Pengurus Cabang sebanyak enam kecamatan se Kota Bogor. 

Dalam sambutannya,  Andri menyampaikan BPD KKSS Kota Bogor memasuki tahun kedua, dengan berbagai kegiatan dan diakui telah memberikan kontribusi bagi pengurus dan warga Bogor.

“KKSS Kota Bogor adalah wadah silaturahmi,  rumah besama bagi seluruh warga Sulsel di Kota Bogor. Warga memegang teguh prinsip hubungan Sipakatau, Sipakainge,  Sipakatokkong dan Sipakalebbi,” ujar Andri

Andri menjabarkan beberapa rangkaian acara yang dilaksanakan sekaitan Ulang Tahun KKSS ke 44,  lewat tema “Giat Sosial untuk Sesama”.

“Giat sosial ini berupa donor darah,  bekerjasama dengan PMI Kota Bogor, selain pembagian sembako bagi kaum difabel,” jelas Andri.

Melihat semangat dari pengurus dan dukungan serta dukungan moril dari seluruh dewan pakar,  dewan pembina, serta dewan penasehat, Andri dan Nasruddin Suyuti sebagai sekretaris dan seluruh tim sudah membuat sejumlah agenda dan fokus untuk mendaftarkan legalitas organisasi ke Kesbangpol Bogor.

“KKSS Bogor akan mendata warga Sulsel yang berdomisili di Kota Bogor.  Ke depannya, pengurus dapat lebih terkoordinir dan terakomodir melalui cabang di kecamatan masing-masing.  Terkait Sekretariat KKSS Kota Bogor, akan dibangun di kawasan Asrama Latimojong dan sudah mendapat persetujuan dari Pemprov Sulsel,”  tutup Andri. 

Adapun Sri Asri Wulandari lebih menekankan makna falsafah hidup dari pesan leluhur yang disinggung oleh Andri lebih awal.

Karena itu Sri Wulandari memegang teguh falsafah hidup sebagai putri dari tanah Bumi Latemmamala.  Makna Sipakatau adalah sifat yang tidak saling membeda-bedakan, semua manusia sama, tidak ada perbedaan derajat, kekayaan, kecantikan.

“Makna sipakainge’ adalah sifat di mana kita saling mengingatkan. Apabila ada di antara kita yang melakukan kesalahan tidak ada salahnya kita saling mengingatkan. Tidak menutup kemungkinan yang muda akan mengingatkan yang tua dan yang sepuh akan menasehati yang muda,” kata Sri Wulandari.

Menurut Sri Wuladanri, sipatokkong adalah sifat saling bekerja sama. Sipatokkong berarti berdiri bersama-sama saling bahu membahu jika dalam kesulitan dan saling bekerja bersama jika dalam kegiatan. dan yang terakhir sipakalebbi adalah sifat saling menghargai sesama manusia.

Dalam sehari, Sri Wuladari melantik 2 BPD KKSS,  yakni BPD KKSS Kota Bogor pada pagi hari dan KKSS Kabupaten Bogor siang harinya.

Sri Wulandari memberikan apresiasi kepada ketua panitia Azka Bazil dan seluruh panitia atas kerja keras yang telah menyiapkan acara sehingga prosesi berjalan lancar. 

“Walaupun persiapan pelantikan sangat mendadak,  tapi sungguh kerja keras panitia dapat diacungi jempol,”  pungkas Sri Wulandari.

Hadir antara lain wakil dari Pemprov Sulawesi Selatan Dewan Kehormatan, Dewan Pakar,  Dewan Pembina dan Dewan Penasehat BPD KKSS Kota Bogor

Tampak pula Wakapolres Bogor dan sejumlah Ormas,  OKP,  Badan Otonom perwakilan serta organisasi se kota Bogor

(Darma Dj. Ebho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here