Chaidir Syam Canangkan Wakaf Buku ASN, Tokoh Perbukuan Jadi Contoh

0
147
- Advertisement -

PINISI.co.id- Bupati Maros H.A.S.Chaidir Syam, kembali mencanangkan Gerakan Wakaf Buku ASN di seluruh jajaran OPD Kabupaten Maros, Camat, Lurah, Kepala Sekolah pada 1 September hingga 14 September 2023. Himbauan dan penyampaian tertulis Bupati Maros, Chaidir Syam tertuang dalam surat edaran bernomor 481.3/DISPERSIP yang ditandatangani Chaidir Syam dan disebarkan keseluruh Perangkat OPD, Camat, Lurah dan para Kepsek di Maros.

Menurut Chaidir Syam, kegiatan ini menghimbau secara tertulis maupun lisan kepada para ASN untuk ikut serta terlibat mewakafkan buku yang masih layak dibaca untuk segera disalurkan kepada Perpustakaan Desa, Lorong, Sekolah dan Komunitas baca yang ada di Maros. Selain meminta para ASN Maros ikut serta memberikan dukungan Program Perpustakaan Nasional dan IKA BKPRMI yaitu Gerakan Satu Masjid, Satu Perpustakaan, Kabupaten Maros adalah kabupaten pertama yang menerapkan dan mencanangkan Gerakan Satu Masjid Satu Perpustakaan di Kabupaten Maros, pada 2022 lalu.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros, Amiludin A, menegaskan kalau pihaknya juga meramaikan Bulan Gemar Membaca Kabupaten Maros yang dimulai 1 September 2023 hingga 14 September 2023. “ Tahun ini adalah tahun kedua Bapak Bupati Maros Chaidir Syam mencanangkan Bulan Gemar Membaca Kabupaten Maros, sebelumnya pada 2022 juga beliau mencanangkan,” papar Amiludin A, Jumat 1 September 2023. Karena itu, Amiludin A juga menghimbau kalau pusat pengumpulan wakaf buku bertempat di Kantor Bupati Maros, mulai pukul 09.00 pagi sampai selesai.

Menurut BAK, Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar 273,8 juta jiwa hanya mampu menerbitkan buku baru pertahun sekitar 28.512.996 buku. Artinya jika saja penduduk dengan 273,8 juta jiwa, maka kita membutuhkan kekurangan buku sekitar 792.887.004. Ironis memang, buku baru terbit di Indonesia dibaca 90 orang, padahal UNESCO menetapkan idealnya Indonesia mestinya satu orang membaca tiga judul buku baru. “ Nah, kita darurat akses buku Nasional. Dan kita patut bersyukur karena di tengah keterbatasan akses buku bermutu, Bupati Maros Chaidir Syam menggerakkan ASN Maros agar ikut terlibat memberi jalan keluar tingginya kebutuhan sumber bacaan bagi perpustakaan desa, lorong, dan sekolah di Maros,” kata BAK. (Van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here