Buka Festival Budaya Sulsel, Jumrana Salikki Mengajak Kita Menjaga Agama dan Budaya

0
547
- Advertisement -

PINISI.co.id- Bangsa Indonesia kuat lantaran agama dan budayanya kuat. Agama dan. budaya adalah pondasi bangsa Indonesia, karena itu agama dan budaya harus dijaga dengan baik.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum BPP KKSS Jumrana Salikki saat membuka Festival Budaya Sulawesi Selatan di Bellagio Mall Jakarta, Sabtu, (5/11) pagi.

“Pagi ini, kita akan memulai rangkaian acara Festival Budaya Sulawesi Selatan, dan berbagai acara hingga di malam puncak perayaan ulang tahun KKSS Ke 46. Sangat tepat sekali tema yang diangkat KKSS yaitu Bersatu untuk Negeri,” kata Jumrana.

Jumrana mengingatkan bahwa belakangan ini agama, budaya ikut tergerus. Budaya kita Bugis Makassar dan Sulawesi Selatan secara umum jika dilakukan pembiaran akan hilang. “Satu, dua tahun, lima tahun yang akan datang akan hilang apabila kita sebagai warga KKSS yang bermukim di bumi pertiwi bahkan sampai luar negeri tidak menjaganya. Menjadi kewajiban kita menjaga ini semua,” ujar Jumrana.

Dalam pandangan Jumrana, Festival Budaya adalah ajang silaturrahim. Bukan hanya mencari juara satu atau dua, akan tetapi bagaimana memaknai apa yang dipergelarkan untuk tetap terjaga. Dicontohkan baju bodo, aksara lontara, kearifan lokal perahu pinisi yang sudah mendunia merupakan aset peradaban Sulawesi Selatan.

- Advertisement -

“Nilai siri’ yang utama dan harus terjaga. Karena disitulah kebaikan. Siri adalah kebenaran bukan justru mappakasiri,” jelasnya.

Siri’, lanjut Jumrana adalah harga diri bagi kita Bugis Makassar dan Sulawesi Selatan secara umum di mana bermukim banyak etnis lebih kecil di dalamnya.

Melalui budaya, Jumrana mengungkapkan, KKSS harus terdepan mengokohkan silaturrahim di mana saja berada. Mengikat hati dan bathin di sekitarnya. Jadi terdepan, merajut dan menjahit jika ada yang Robek. Terdepan mengikat untuk mengokohkan sebagai bangsa Indonesia di seluruh tanah air.

“Terima kasih atas kerja panitia, partisipasi peserta yang begitu antusias di ajang ini. Ini adalah awal dan tengah setelah pandemi. Ke depan masih ada waktu kurang lebih 2 tahun kepengurusan BPP KKSS Pak Muchlis Patahna untuk menggelar acara serupa festival budaya,” pungkas Jumrana. (Lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here