Bachtiar Adnan Kusuma Nostalgia di Depan AMAN 88-95

0
345
- Advertisement -
Bachtiar Adnan Kusuma (dua kiri) bersama alumni Mangkoso (AMAN).

PINISI.co.id- Puncak acara Semesta Darud Da’wah wa Irsyad(DDI) yang dipusatkan di lapangan Karebosi, Minggu 17 Desember 2023 yang dihadiri ribuan alumni dan tokoh nasional H.M.Jusuf Kalla, masih mengisahkan memori indah. Alumni Mangkoso (AMAN) Angkatan 1988-1995 menggelar silaturrahim di RM. Ulu Juku, Ahad 17 Desember 2023.

Tokoh literasi nasional Bachtiar Adnan Kusuma yang biasa disapa BAK hadir membersamai alumni Ponpes DDI Mangkoso yang juga didaulat memberi testimoni di depan para alumni yang berasal dari berbagai daerah di Sulsel dan di Indonesia.

BAK kembali menceritakan kisahnya mengenal Anregurutta Mangkoso Prof.Faried Wadjedy pada 1989-1995. “Saya diundang Gurutta mengisi pelatihan jurnalistik di depan siswi aliah yang akan tamat dan disini lah saya bertemu jodoh dengan santri Gurutta, Suriani Kaimuddin Mahmud dari Buol Toli-toli,” kenang penulis buku tokoh-tokoh nasional yang memeroleh tepuk tangan dari para alumni yang hadir.

Ketua AMAN Dr.H.Andi Muhammad Akmal, S.Ag.M.H.I. menguraikan kalau Studi Memisahkan Kita, Semesta DDI Menyatukan Cita, Barakka’na Mangkoso Nyata dalam Cinta.

Menurut Andi Akmal, Silaturrahim AMAN 88-95, dilakukan sekali dalam dua atau tiga bulan atau ada moment penting seperti Semesta DDI , sebagai Pembukaan rangkaian Milad DDI ke 85. “AMAN adalah Alumni Mangkoso, kami para alumni PP DDi Mangkoso, membuat komunitas, sebagai sarana dan wadah silaturrahim bersama. Nama AMAN 88-95. Maksudnya komunitas Alumni PP DDI Mangkoso, mulai dari yang tamat Madrasah Ibtidaiyyah Mangkoso ( istilahnya MWB Alias Madrasah Wajib Belajar ) tahun 1988. Ada juga yang masuk Madrasah I’dadiyah tahun 1988. Ada juga yang masuk Madrasah Tsanawiyah thn 1992, sampai tamat Madrasah Aliyah tahun 1995,” urai Andi Akmal.

- Advertisement -

Demikian juga kata Andi Akmal, ada yang masuk Perguruan Tinggi STAI DDI Mangkoso, pada 1995. Mereka semua menyatu dalam AMAN 88-95.

Selain AMAN 88-95, sebagai wadah silaturrahim, juga sebagai wadah bantuan sosial dan peduli kemanusiaan kepada sesama alumni yang kena musibah dan tali asih kepada para guru yang telah mengajar kami di Mangkoso.

“Wadah tukar pendapat dan diskusi tentang trilogi DDI : Pendidikan, Dakwah dan Usaha Sosial. Demikian pula, menjadi sumber informasi dan komunikasi antar alumni dalam berbagai profesi.

Karena itu, AMAN 88-95, awal lahirnya saat lima tahun lalu. Saat Milad DDI ke 80 di PP DDI Mangkoso, tahun 2018. Awalnya kami para alumni Putra, memiliki group WA sendiri, demikian pula para alumni putri. Akhirnya, kami sepakat, untuk menyatukan grup ini dan akhirnya disepakati oleh teman, saya ( Dr. H. Andi Muhammad Akmal, S.Ag., M.H.I ) diamanahkan sebagai Ketua AMAN 88-95 dgn berbagai pertimbangan, satu di antarax, nyantrii selama 12 tahun di Mangkoso ( dr I’dadiyah sd Perguruan Tinggi ) dan berdomisili Makassar. Kemudian wakilnya dari Putri, Hj. Andi Herlina Arifuddin, SH.M.Si, juga berdomisili di Makassar.

Saat ini AMAN 88-95, barakka’na Mangkoso, tersebar dari berbagai profesi : Dosen, Birokrat, Hakim, Politisi, Entrephuniership, Muballig, TNI, Polri, Imam Masjid, Guru, Pembina Pondok Pesantren, Penghulu. (Van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here