Bachtiar Adnan Kusuma Bekali Literasi Digital Bawaslu Binamu

0
322
- Advertisement -

PINISI.co.id- Bawaslu Binamu Kedatangan dua sosok istimewa yaitu Bachtiar Adnan Kusuma, Tokoh Literasi Nasional dan Penulis Buku dan Hasrul Palinrungi Ketua Umum PPDI ( Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia ) Kabupaten Jeneponto, Kamis, (23/2).

Kehadiran dua tokoh penggerak masyarakat dan komunitas ini sangat membuat kami Family Panwaslu Binamu sangat berterima dan mengapresiasi karena telah berkenan hadir di kantor Panwaslu.

Daeng Bani sapaan akrab Ketua PPDI Kabupaten Jeneponto sudah mengkonfirmasi beberapa hari sebelumnya jika akan berkunjung ke sekretariat Panwaslu Binamu untuk bersilaturahmi dan menyampaikan beberapa harapan terkait komunitas PPDI yang saat ini sudah terdaftar sebanyak 825 anggota tersebut di 11 kecamatan dan berkeinginan untuk berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pemilu 2024.

Lebih lanjut Daeng Bani yang juga mantan Relawan Demokrasi mengungkapkan kehadirannua di kantor Panwaslu Binamu, ingin mendaftarkan PPDI sebagai mitra pemantau pemilu 2024 guna dapat memastikan Anggota PPDI terdaftar sebagai mana warga negara pada umumnya, menempatkan TPS yang mudah dijangkau dan tersedia fasilitas yangg memudahkan penyandang Ddsabilitas untuk menyalurkan hak suaranya.

Secara khusus Daeng Bani mengungkapkan ada fakta di Lapangan belum memperhatikan Formulir C3 di mana Pihak Keluarga tidak diberi kesempatan mendampingi pemilih Disabilitas di dalam mencoblos surat suara.

- Advertisement -

Karena itu, ia berharap penyelenggara pemilu, KPU maupun Bawaslu untuk dapat memperhatikan dan membantu memfasilitasi harapannya dari para penyandang disabilitas di Jeneponto.

Sementara itu, BAK sapaan akrab Bachtiar Adnan Kusuma, mengapresiasi Panwaslu Binamu yang membuka ruang interaksi Inklusi bagi semua pihak, dalam kesepakatan ini BAK menyampaikan pentingnya mengembangkan gagasan literasi, khususnya literasi kepemiluan, sebagai penyelenggara harusnya lebih berhati-hati dalam men-share berita-berita di grup-grup WA atau medsos.

“Penyelenggara harus cerdas menyaring informasi untuk masyarakat, penyelenggara harus cakap literasi digital terutama mencegah berita hoax,” ungkap BAK yang juga penulis buku biografi ratusan tokoh nasional termasuk gubernur dan bupati walikota di Indonesia dan Narsum Nasional Literasi Digital Kominfo.

BAK menyambut baik ide pembuatan buku yang bersumber dari pengalaman para penyelenggara pemilu khususnya jajaran panwaslu Binamu. “Saya support ini Dinda Ojik dan kawan-kawan, ini pekerjaan mulia, dan menyampaikan hal-hal mulai melalui buku juga adalah kemuliaan,” ungkap BAK yang saat ini juga sedang menulis roman biografi Bupati Jeneponto, H. Iksan Iskandar.

Sebagai tuan rumah Family Panwaslu Binamu, Ketua Haerullah Lodji, mengungkapkan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kehadiran sosok yang diakuinya sebagai tokoh inspiratif dan panutannya dalam dunia kerelawanan dan sosial khususnya literasi dan kemanusiaan.

“Sebagai ungkapan suka cita kehadiran para mentor kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengawal dan berupaya memenuhi harapan Daenh Bani dan Kakanda BAK, tak lupa kami mohon doa dan dukungannya untuk tetap amanah dalam menjalankan penyelenggaraan pemilu khususnya dalam pengawasan” tutup Bang Oji. (Van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here