Home Kolom

Kolom

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi

Catatan AA LaNyalla Mahmud Mattalitti Kekuasaan adalah ujian paling telanjang bagi karakter manusia. Semakin tinggi jabatan, semakin besar godaan untuk angkuh. Melihat ke bawah dengan dagu terangkat. Namun, ada anomali yang menyegarkan hari-hari ini. Anomali itu datang dari pucuk pimpinan Polri,...

TERCIPTANYA KEDAULATAN BANGSA YANG BERMARTABAT

Kolom: Fiam Mustamin Memaknai kembali tujuan kemerdekaan Pada hakikatnya, apa tujuan kemerdekaan berbangsa dan bernegara? Pertanyaan mendasar ini penting untuk terus kita renungkan, terutama ketika cita-cita kemerdekaan belum sepenuhnya terwujud dalam kehidupan rakyat. Sebagai penyegaran, mari kita membaca kembali Pembukaan Undang-Undang Dasar...

Mahmud Marhaba dan Wina Jadi Pengantin Melayu di Pulau Mas Kawin

Kolom Ady Indra Pawennari Wakil Ketua Umum Pro Jurnalismedia Siber Ada yang istimewa dari kunjungan Ketua Umum Pro Jurnalismedia Siber (PJS), Mahmud Marhaba, bersama istrinya, Wina Marhaba ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (6/11/2026). Di pulau yang sarat sejarah dan...

BAK, Sang Arsitek Literasi yang Menolak Menyerah

Oleh Herman Lilo Pengamat Politik dan Penggiat Literasi Media Ada sesuatu yang menarik ketika membaca buku Literasi Jalan Hidupku: Catatan dari Lorong Sunyi, Iqra, Pena dan Maros Surga Literasi, karya Bachtiar Adnan Kusuma (BAK). Buku setebal 312 halaman ini bukan sekadar...

BAHASA, IDENTITAS, DAN ADAB PERADABAN SEBUAH BANGSA

Kolom Fiam Mustamin BAHASA lisan dan tulisan merupakan salah satu tolok ukur untuk menilai keberadaan peradaban suatu kaum atau bangsa. Negeri Nusantara, yang kini bernama Indonesia, memiliki ratusan ragam adat dan bahasa yang telah diwariskan selama ratusan tahun, sejak era pra-kerajaan...

MENGEMBALIKAN HAKIKAT ILMU PADA PERUT YANG LAPAR DAN HATI YANG PATAH

Oleh HM . Yasin Azis Dunia hari ini begitu bising dengan narasi tentang saling menghormati. Di atas podium-podium megah, di dalam ruangan ber-AC yang sejuk, para orator, pakar, dan akademisi sibuk menyodorkan ilmu dan teori-teori besar . Mereka berbicara di hadapan audiens...

Menjaga Batas, Mensyukuri Waktu: Menghidupkan Jiwa di Dunia yang Sementara

Oleh HM. Yasin Azis Seringkali kita mendengar kalimat bahwa hidup ini hanyalah sementara. Namun, di balik kesementaraan itu, ada sebuah hakikat yang mutlak: dunia adalah satu-satunya jembatan menuju keabadian. Tak seorang pun manusia bisa menginjakkan kaki di surga tanpa terlebih...

Polisi Pengayom Masyarakat, Sahabat Pesantren, Penjaga Harmoni Bangsa

Kolom Muchlis Patahna Pendiri Pesantren Modern Darul Mukhlisin Polisi bukan semata-mata aparat penegak hukum yang bertugas menjaga ketertiban dan keamanan. Lebih dari itu, polisi adalah pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat. Kehadirannya di tengah kehidupan rakyat sejatinya menghadirkan rasa aman, ketenteraman, dan...

Merawat Harmoni, Menggerakkan Transformasi, Satu Tahun Memori H.Mansur, S.Pd.M.A. Memimpin Kemenag Sultra

Oleh Bachtiar Adnan Kusuma Tokoh Literasi Nasional, Mentor Gerakan Literasi Santri Tidak banyak tokoh pemimpin yang memiliki kemampuan dan kesempatan menulis, merekam sejumput perjalanan pengabdiannya memimpin sebuah institusi Negara yang di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Selain karena kepemimpinan tidak semata-mata diukur...

Prabowo vs Jokowi: Dua Pendekar Petarung Mengadu Jurus Silat

Kolom Fiam Mustamin PRABOWO petarung yang beradaptasi dengan basis padepokan kemiliteran/pertahanan keamanan, dan Jokowi petarung yang beradaptasi dengan pengaruh kekuasaan ekonomi dan oligarki. Dua tokoh ini dapat disimbolkan: dua raja/pemimpin, satu rakyat. Satu yang formal Presiden dan mantan Presiden yang memiliki...

MOST COMMENTED

Filosofi dan Penerapan Tiga Cappa. Ini Penjelasan Prof. Dr.Andi Faisal Bakti

Orang Bugis Makassar merantau, artinya mau terbuka, mau dinilai selagi berbicara dengan orang lain, sebab budaya kita tidak menutup diri. Yang...

HOT NEWS