Bupati Maros Chaidir Syam Bersama FORKOPIMDA, Letakkan Batu Pertama Rumah Buku Keren dan Ponpses Takwa Cendikia

0
68

PINISI.co.id– Bupati Maros,.H.A.S.Chaidir Syam, S.IP.M.H. bersama Ketua DPRD Kab. Maros Andi Patarai Amir, S.E. Dandim Maros dan Kapolres Maros meletakkan batu pertama pembangunan Ponpes Takwa Cendikia dan Rumah Buku Keren di Kampung Tahfidz Pucak, Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros, Minggu (5/9).

Selain Bupati Maros meletakakkan batu pertama Rumah Buku Keren yang digagas Tokoh Literasi Sulsel, Bachtiar Adnan Kusuma juga hadir Kadis Pendidikan Maros, Penggagas Kampung Tahfids Pucak Muhammad Ilham, Ustas Nasaruddin Linggi Allo, M.Ag., Pengusaha Kuliner pemilik Daeng Group H.Ahmad Tonang, Akdemisi UMI Dr.Hj. Rabiah, M.Hum. Ketua IPI Maros, Ketua FPLD Maros, Kades Pucak dan Sekretaris FPLD Sulsel.

Chaidir Syam dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukurnya karena bisa hadir semua Forkopimda Maros di acara peletakan batu pertama Rumah Buku Keren dan Ponpes Takwa Cendikia Maros. Menurut Chaidir, dengan hadirnya para Forkopimda Maros menunjukkan kalau tanda-tanda peletakan batu pertama Rumah Buku Keren dan Ponpes Takwa Cendikia bisa berjalan dengan baik dengan niat ikhlas dan tulus.

Menurut Chaidir, Maros adalah kabupaten santri yang memiliki puluhan Ponpes di berbagai kecamatan di Maros. Demikian pulas, Chaidir menegaskan Maros sebagai kabupaten Literasi tanda-tandanya jelas, di antaranya ditemukannya lukisan tertua ada di Kab. Maros, belum lagi DNA manusia tertua ada di Maros dan akan hadirnya Perda literasi Maros yang saat dibahas di DPRD Maros sebagai hak inisiatif DPRD Maros.

Karena itu, peradaban yang dimiliki daerah Maros haruslah dirawat dan dijaga dengan baik. Karena itu, Chaidir menyampaikan apresiasi tinggi dengan hadirnya Ponpes Takwa Cendikia dan Rumah Buku Keren akan menjadi pusat pengembangan kampung literasi di Pucak, Kabupaten Maros maupun Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Muhammad Ilham,menjelaskan bahwa lokasi pembangunan Ponpes Takwa Cendikia akan berdiri di atas tanah seluas 1 hektar, sementara rumah buku yang digagas dan diprakrasai Tokoh Literasi Sulsel Bachtiar Adnan Kusuma seluas 220 M2 dengan total luas tanah Kampung Tahfidz Pucak 3 hektar lebih. (Van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here